Bertolak ke Singapura, Ma’ruf Amin Jenguk Ibu Ani

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Mengetahui kondisi istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono sedang tak sadarkan diri, sejumlah tokoh datang langsung ke Singapura untuk menjenguk, salah satunya KH Ma’ruf Amin.

Saat ini, Ma’ruf sudah berada di Singapura. Ia disambut hangat oleh keluarga SBY setibanya di rumah sakit tempat Ibu Ani dirawat.

Bismillahirraahmanirrahiim. Hari ini saya bertolak ke Singapura untuk menjenguk Ibu Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di rumah sakit National University Hospital (NUH). Ibu Ani adalah sosok yang kuat meskipun kini beliau tengah berjuang melawan penyakit kanker darah,” tulis Ma’ruf di akun Instagram-nya, Jumat 31 Mei 2019.

Ma’ruf berdoa agar Ibu Ani dapat segera pulih kesehatannya dengan kekuatan Allah SWT dan perawatan yang intensif dari pihak rumah sakit.

Ia yakin, Ibu Ani merupakan sosok wanita yang kuat dalam segala kondisi. Ma’ruf berharap Ibu Ani segera dapat beraktivitas seperti sediakala dalam keadaan sehat.

“Kita doakan agar ibu Ani segera mendapatkan kesembuhan dan kekuatan dari Allah SWT agar bisa beraktivitas seperti sediakala. Aamiin yarabbal’alamin. #CepatSembuhIbuAni,” tulis Ma’ruf.

Ani Yudhoyono saat ini masih dirawat intensif di Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital (NUH) Singapura karena kanker darah. Ani Yudhoyono dikabarkan sudah 3 hari dirawat di ICU. Keluarga lengkap Ani pun setia mendampingi.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini