Berhubungan Seks dengan Narapidana, Perempuan Ini Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun Penjara!

Baca Juga

MATA INDONESIA, CAROLINA – Departemen Permasyarakatan Carolina Selatan, Amerika Serikat (AS) mendakwa seorang perempuan asal Midlands yang bekerja di sebuah penjara di Columbia. Ia didakwa dengan tuduhan terlibat kejahatan seks yang melibatkan seorang narapidana.

Akibat skandal asusila tersebut, Ashley Elizabeth Berry yang merupakan perawat praktik berlisensi di Pusat Penerimaan dan Evaluasi Kirkland ditangkap oleh aparat kepolisian setempat. Demikian diungkapkan oleh Juru Bicara Departemen Pemasyarakatan Chrysti Shain.

Ashley –warga Newberry yang berusia 31 tahun itu didakwa melakukan pelanggaran seksual tingkat pertama dengan seorang narapidana, menurut rilis tersebut.

Pada 14 Juli 2021, Ashley diketahui berhubungan seks dengan seorang narapidana di selnya, menurut surat perintah penangkapan. Ashley mengaku melakukan kejahatan seks dan saksi membenarkan insiden tersebut.

Melansir The State, setelah ditangkap, Ashley kemudian dipecat. Namun, Ashley dibebaskan dengan jaminan pengakuan pribadi senilai 50,000 USD atau sekitar 725 ratus juta Rupiah!

Ashley dijadwalkan hadir di pengadilan pada 6 Agustus, menurut catatan pengadilan Richland County. Jika terbukti bersalah, ia akan menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara, berdasarkan hukum Carolina Selatan.

Kirkland adalah sebuah penjara khusus laki-laki di Broad River Road yang menerima, menilai, mengklasifikasikan, dan menetapkan semua … pelanggar berusia 17 tahun ke atas dijatuhi hukuman 91 hari atau lebih. Saat ini penjara tersebut menampung 1,231 narapidana, menurut Departemen Pemasyarakatan.

Pada bulan April, seorang pria Kolombia yang menjadi pengawas di toko kain di Lembaga Pemasyarakatan Camille Graham didakwa melakukan pelanggaran seksual tingkat pertama dengan seorang narapidana.

Dalam insiden lain di Camille Graham pada Desember 2020, seorang pria yang merupakan perawat praktik berlisensi kontrak di penjara khusus wanita didakwa dengan perilaku seksual kriminal tingkat dua dengan seorang narapidana yang merupakan seorang pasien.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini