Banyak Kasus Covid-19, Timnas U-19 Batal Lawan Daegu FC

Baca Juga

MATA INDONESIA, DAEGU – Timnas Indonesia U-19 batal melawan Daegu FC, pada uji coba terakhir pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan Rabu 13 April 2022 karena banyak pemain lawan terpapar Covid-19.

“Jadi pertandingan lawan Daegu dibatalkan dengan alasan banyak (pemain Daegu) yang terpapar Virus Corona. Saya sangat cemas atas keamanan Timnas, jadi terpaksa kami batalkan,” kata pelatih Shin Tae-yong.

Sebagai pengganti, Garuda Nusantara akan kembali beruji coba melawan Yeungnam University di Riverside Soccer Field.

“Lawan besok adalah Yeungnam, waktu itu pernah kalah (1-5), kami ingin balas dendam kepada mereka,” tambah Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong memastikan seluruh pemain timnas U-19 siap tempur menghadapi Yeungnam University. Meski begitu, ia tak menjamin Garuda Nusantara menang.

“Jujur saya tidak bisa prediksi menang atau tidak. Bola itu bundar, kami tidak bisa mengetahui hasilnya seperti apa. Tapi, mungkin skornya tidak beda jauh,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini