Akhir Pandemi Covid-19 di Indonesia Segera Tiba

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Harapan Pandemi Covid-19 akan berakhir pada tahun ini, termasuk Indonesia, tampaknya akan mencapai titik terang, karena Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memiliki pandangan serupa.

Chairman Junior Doctor Network, dr. Andi Khomeini Takdir dalam pesan yang dilihat, Senin 24 Januari 2022 mengungkapkan perkiraan akhir pandemi tersebut merujuk pada kecepatan pembuatan vaksin Covid-19.

“Dengan teknologi sekarang kita bisa dapat vaksin dalam 1 tahun. Lalu, vaksinasi berlangsung 1-2 tahun. HERD Immunity,” begitu prediksi lelaki yang dipanggil Dokter Koko tersebut.

Sebelumnya, Direktur WHO Eropa, Hans Kluge menyatakan sangat masuk akal jika kawasan yang sudah dilanda Omicron akan bergerak menuju akhir pandemi.

Menurut Kluge, setelah gelombang Omicron yang melanda Eropa mereda, akan ada beberapa minggu dan bulan kekebalan global.

Kekebalan itu tercipta baik karena vaksin maupun infeksi alami.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini