Mengintip Serunya Menaiki Wahana Layang-Layang Kereta Naga di Bantul

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Layang-layang kereta naga berukuran kurang lebih 50 meter akhir-akhir ini viral karena banyak beredar foto di sosial media.

Layang-layang ini menarik karena bisa dinaiki orang. Wahana menaiki layang-layang kereta naga ini memang tidak resmi dan belum ada pengelolanya. Warga setempat yang membuat dan menerbangkan layang-layang kereta naga berharap, kalau kedepannya ini bisa jadi daya tarik wisata baru di Bantul, Yogyakarta. (M. Naufal Pratama)

Lokasi tepatnya berada di Kawasan Jalan Lintas Selatan Pentokan Aspal, Bantul, Yogyakarta

Berikut potret wahana layang-layang kereta naga :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pidato Presiden Prabowo Bawa Arah Baru Ketahanan Energi ASEAN

Oleh: Satrya Dharma KusumaKonflik geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah telah menjadi alarm keras bagibanyak negara, termasuk kawasan Asia Tenggara. Ketidakstabilan global tidak lagihanya berdampak pada sektor keamanan, tetapi juga mulai mengancam rantai pasokenergi dan pangan dunia. Dalam situasi itulah, Indonesia tampil mengambil peransentral di ASEAN melalui sikap dan gagasan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada rangkaian KTT BIMP-EAGA dan KTT ASEAN di Cebu, Filipina.Pidato Presiden Prabowo memperlihatkan perubahan penting dalam orientasi diplomasiIndonesia. Ketahanan energi tidak lagi dipandang sebagai isu teknokratis jangkapanjang, melainkan persoalan strategis yang mendesak dan berkaitan langsungdengan stabilitas kawasan. Presiden menilai tekanan geopolitik global telahmenciptakan risiko nyata terhadap keamanan energi ASEAN sehingga kawasan tidakbisa lagi bergantung pada pola lama yang reaktif dan parsial.Dalam forum BIMP-EAGA, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN sebenarnyamemiliki modal besar untuk menjadi pusat energi bersih dunia. Kawasan Asia Tenggara memiliki sumber daya alam melimpah mulai dari tenaga air, energi surya, hingga energiangin yang tersebar di berbagai wilayah strategis. Namun menurutnya, tantanganterbesar bukan terletak pada ketersediaan potensi, melainkan keberanian politiknegara-negara ASEAN untuk bergerak lebih cepat dan lebih terintegrasi.Pandangan tersebut menunjukkan bagaimana Indonesia mulai memosisikan dirisebagai penggerak utama transisi energi kawasan. Indonesia tidak sekadarmengingatkan ancaman krisis energi akibat konflik global, tetapi juga menawarkan arahsolusi konkret melalui pembangunan energi terbarukan lintas negara.Presiden Prabowo bahkan menyoroti pentingnya percepatan proyek-proyek strategisregional seperti pengembangan tenaga air di Kalimantan, ekspansi energi surya, sertapemanfaatan energi angin di wilayah pesisir ASEAN. Di saat bersamaan, Indonesia memperlihatkan keseriusannya dengan mempercepat pembangunan pembangkittenaga surya berskala besar hingga mencapai target 100...
- Advertisement -

Baca berita yang ini