Seleksi Program Garuda Select Angkatan Tiga Dimulai

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program pencarian bakat pemain sepak bola terbaik Indonesia, Garuda Select Angkatan Tiga resmi dimulai. Seperti sebelumnya, pemain terpilih akan dibawa latihan ke Inggris.

Pada Garuda Select angkatan pertama, sebanyak 24 pemain berlatih di Inggris selama kurang lebih lima bulan dari Januari hingga Mei 2019. Para pemain Garuda Select mendapat pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan.

Berlanjut ke angkatan kedua yang berangkat pada Oktober 2019, para pemain juga berlatih di Inggis. Bedanya, para pemain juga mendapatkan pengalaman di Italia. Garuda Select merupakan kerja sama PSSI dan MOLA TV.

Direktur Sepak bola Garuda Select, Dennis Wise, dan kepala tim pelatih, Des Walker, beserta empat staff pelatih dan pemandu bakat Garuda Select hadir ke Indonesia untuk memimpin langsung jalannya Selection Camp yang mulai berlangsung pada 29 Oktober hingga 3 November 2020.

Seleksi pertama pada Kamis 29 Oktober berlangsung di Stadion Pakansari dan diikuti 23 pemain. Sesi kedua digelar Jumat 30 Oktober yang akan diikuti 26 pemain. Tim Pemandu Bakat Garuda Select juga sempat melakukan pemantauan pemain tak hanya pada kompetisi resmi seperti Piala Soeratin, Liga Topskor, dan Liga Kompas Gramedia.

Mereka juga mencari pemain yang tidak terdeteksi dalam kompetisi, termasuk pemain-pemain yang berada di pelosok-pelosok daerah Indonesia dengan tujuan mencari bakat terbaik pemain sepakbola Indonesia.

“Tim Pemandu Bakat Garuda Select melakukan pemantauan bakat pemain ke berbagai daerah untuk benar-benar mencari bakat-bakat sepakbola terbaik di Indonesia. Kami juga membuka kesempatan untuk bisa mencari bakat pemain yang tak terpantau dalam kompetisi yang ada,” ujar Dennis Wise.

“Seperti saat Season pertama di tahun 2018 muncul nama Braif Fatari, di mana ketika itu sama sekali tak ada yang tahu dan mengenal baik mengenai Braif dan kita bisa lihat sekarang dimana pemain Garuda Select Angkatan Pertama itu sudah bersama menjadi bagian dari Tim Nasional U-19 yang dipersiapkan untuk World Cup U-20,” tambah legenda Chelsea itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini