Musibah Bukan Pengubur Mimpi bagi Leani Ratri Oktila

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Musibah bukan pengubur mimpi dibuktikan Leani Ratri Oktila yang kini dikenal masyarakat Indonesia karena sumbangan dua emas dan satu perak untuk Kontingen Paralimpiade Indonesia bahkan membuat kagum Presiden Jokowi.

Musibah 10 tahun lalu itu adalah sebuah kecelakaan sepeda motor mengerikan yang membuat kaki kirinya mengecil dan menjadi lebih pendek dari kaki kanannya.

Padahal, saat itu Leani sedang meniti karir sebagai pebulutangkis profesional normal, olahraga yang digemarinya sejak usia 7 tahun.

Leani bahkan mulai mengejar mimpinya di dunia bulutangkis sejak 1999 dengan mengikuti sejumlah pertandingan tingkat nasional sampai kecelakaan mengerikan itu terjadi padanya saat masih 20 tahun.

Dalam dunia bulutangkis di usia itu Leani seharusnya bisa bermain dibanyak turnamen bulutangkis nasional maupun internasional sebagai seorang profesional.

Tetapi, musibah bukanlah pengubur mimpi baginya, karena dua tahun setelah kecelakaan dia masih bermain bulutangkis. Bahkan, satu tahun setelah kecelakaan dia memutuskan bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Kekuatannya itu juga tidak terlepas dari sang ayah yang seorang orang petani dan ibunya yang hanya ibu rumah tangga di Bangkinang, Riau. Mereka juga terus mengobarkan semangat Leani bermain bulutangkis.

Awal karirnya adalah Asian Paragames Incheon, Korea Selatan 2014. Dia menyumbang satu emas dari ganda campuran, perak di ganda putri dan perunggu di tunggal putri.

Sejak itu karir Leani terus bersinar dengan memenangi medali emas di banyak turnamen seperti Para-Badminton World Championship 2017, Fz Forza Irish Para Open 2018, Thailand Para-Badminton Internasional 2018, ASEAN Para Games Singapura, ASEAN Para Games Malaysia, dan masih banyak lagi.

Leani pun dinobatkan sebagai The Best of Asia oleh badminton.org, tahun ini karena dia adalah pemain para-badminton perempuan nomor satu di dunia untuk tunggal putri kategori SL4.

Leani membuktikan musibah bukan pengubur mimpi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini