Move On Lah Luna Maya, Masa Masih Pajang Foto Reino!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Ya ampun, Luna Maya sepertinya benar-benar susah melupakan Reino Barack, mantan kekasihnya yang hari ini melangsungkan pernikahan dengan Syahrini di Jepang.

Hal itu terbukti dari hasil pantauan Minews.id, masih ada beberapa foto kemesraan bersama Reino yang masih terpampang dalam deretan foto di akun Instagram Luna Maya.

Ya wajar sih, mungkin Luna sulit melupakan Reino setelah melewati masa-masa indah bersama selama 5 tahun. Tapi, Reino dan Syahrini kan sudah sah sebagai suami-istri.

Kalau kamu menelusuri sampai ke bawah di akun Instagram Luna Maya, kamu akan mendapati foto ini

Harusnya Luna Maya sadar, kalau foto ini sampai dilihat Syahrini, bisa-bisa menimbulkan ‘perang’

Apalagi yang ini, ada kiss kiss-nya. Aduh, Incess Syahrini bakal murka besar kalau sampai lihat foto ini masih mejeng di akun Luna Maya

Semoga Luna Maya cepat move on dari Reino, seperti dia berhasil move on dari Ariel Noah, dulu. (Ryan)

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini