AX308, Senapan Sniper Mematikan Milik Den Jaka

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Nyaris semua pasukan elit Indonesia menggunakannya senapan runduk alias sniper satu ini. Namanya adalah Accuracy international AX308, senapan sniper yang paling banyak dibicarakan dalam urusan penyergapan senyap dalam sebuah operasi militer.

Mulai dari satuan elite Kopassus, Den Bravo Paskhas, Tontaipur Kostrad dan Brimob, menggunakan Accuracy International AX308. Belakangan, satuan elite Korps Marinir, Detasejemen Jalamangkara (Denjaka) pun menggunakan senjata ini sebagai andalan operasi senyap mereka.

Senapan modern buatan Inggris ini pun kian naik pamor setelah sukses digunakan tim petembak TNI AD dalam Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2017. TNI AD, khususnya Kopassus, sebelumnya juga telah menggunakan senapan runduk besutan Accuracy International (AI), yakni L96A1.

Baik AX308 dan L96A1 adalah senapan runduk dengan pola operasi bolt action, alias tembak satu per satu. Dari sisi tampilan, AX308 memang lebih modern, yang kasat mata adalah laras sudah ‘dibalut’ picatinny rail.

Sistem picatinny rail di sisi kiri dan kanan, serta atas yang memanjang dari receiver memudahkan bagi penembak untuk mengatur posisi teleskop. Picatinny rail dibuat dengan standar 20 MOA (Minute of Arc)/Mil Std 1913 . Picatinny rail di sisi kiri dan kanan digunakan untuk menyesuaikan kaki-kaki penyeimbang pada bipod.

AX308 sendiri dibangun dengan receiver yang menempel pada rangka dan sasis alumunium secara permanen, menghasilkan senapan yang sangat rigid. Sasisnya sendiri dicetak menyatu dengan gagang pistol dan rumah magasen. Popornya dirancang ergonomis dengan model lipat.

Persisnya ada dua jenis popor yang ditawarkan popor rangka (skeletal stock) dan popor yang berbentuk L. Popor model berbentuk L terbalik dengan bantalan bahu bisa disesuaikan panjangnya, serta bantalan pipi yang bisa disetel ketinggiannya menggunakan mur setelan, semua disesuaikan dengan postur penembaknya.

Jika ada yang disukai dari seluruh senapan buatan Accuracy International, adalah betapa mantap tarikan pelatuknya, senjata ini pun punya daya tolak balik yang rendah berkat keberadaan tactical muzzle brake di ujung laras.

Dengan senapan sekelas AX308, tak sulit bagi seorang sniper untuk memulangkan sasaran ke Tuhan Yang Maha Esa dari jarak 800-1.000 meter.

AX308 dipasok dengan magasen berbahan baja dengan kapasitas 10 butir peluru. Pasokan peluru yang naik dari magasin ke kamar dibuat minim gesekan untuk mencegah perubahan bentuk peluru, yang dapat menyebabkan pengaruh negatif kepada akurasi.

Untuk melepas magasen tinggal mengungkit tuas yang terletak di depan pelindung pelatuk (trigger guard).

Bagian terbaik dari AX308, dan menjadi kunci dari akurasinya, tentu pada sistem gerendel dan larasnya. Gerendel pada AX308 menggunakan model tiga kaki (lug) pengunci yang tebal untuk mengunci peluru di kamarnya.

Untuk mengangkat gerendel pengokang hanya butuh ayunan ke atas sejauh 60 derajat. Tarikannya sudah pasti mantap tanpa gesekan berlebihan, dan juga tanpa goyang sama sekali.

Laras pada AX308 sendiri tentu menggunakan laras ekstra tebal, untuk menjaga suhu laras agar tetap dingin dan memastikan akurasi tertinggi.

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini