Serangan Rusia Hari ke-12, Harga Minyak Dunia Tembus USD 125/Barel

Baca Juga

MATA INDONESIA, MOSKOW – Hanya dalam hitungan jam, harga minyak dunia melonjak kembali. Hal ini karena Rusia melakukan gerakan ofensif di Ukraina pada hari ke 12 serangan mereka.

Harga minyak WTI untuk kontrak 22 April 2022 menguat 9,15 persen atau 10,53 poin menjadi USD125 per barel. Harga minyak brent juga naik 9,09 persen ke level USD128,77 per barel.

Mengutip CNBC International, Senin, 7 Maret 2022, rally minyak terjadi setelah pasukan Rusia merebut pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu, 5 Maret 2022, pihaknya telah melanjutkan ‘tindakan ofensif’ di Ukraina. Serangan ini terjadi setelah kedua negara mengumumkan gencatan senjata pada hari sebelumnya. Hal ini untuk memungkinkan penduduk dari dua kota yang terkepung mengungsi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang geram dengan sikap Rusia mengatakan sedang mencari opsi untuk memotong impor minyak Rusia AS sebagai bentuk sanksi terhadap Rusia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini