Innalillahi, Mantan Ketua PWI, Margiono Meninggal Dunia di RS Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Wartawan senior dan mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Modular yang selama ini merawat pasien Covid-19.

Kabar meninggalnya Margiono beredar di Grup WA para jurnalis yang disebarkan istri almarhum Ny. Umi Rahayu.

Namun hingga tulisan ini dibuat tidak disebutkan sakit yang diderita lelaki bertubuh tambun tersebut. Margiono meninggal dunia dalam usia 62 tahun

“INNA LILLAHI WA INNA ILAHI ROOJIUN. Telah meninggal dunia sobat dan mantan ketua PWI Pusat Margiono, pkl 09.45 wib pagi ini di RSPP Modular, Jakarta.???,” begitu pernyataan yang beredar di grup-grup WA para jurnalis, Selasa 1 Februari 2022.

Margiono menjadi ketua PWI Pusat dua kali masa jabatan. Dia terpilih pada 2013 dan terpilih lagi pada 2018.

Almarhum juga pernah mencalonkan menjadi Bupati Tulunganggung Jawa Timur tetapi gagal terpilih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini