Harga Daging Sapi di Bantul mulai Turun, Ini yang jadi Penyebabnya

Baca Juga

Mata Indonesia, Bantul – Setelah Lebaran, harga daging sapi di Bantul mulai mengalami penurunan secara perlahan. Nur Wijaya, Lurah Pasar Niten, membenarkan hal tersebut dengan mengatakan bahwa pada 15-16 April 2024, harga daging sapi sudah stabil.

“Harga daging sapi kini telah kembali normal,” ungkapnya pada Selasa 16 April 2024.

Menurutnya, harga daging sapi kualitas 1 saat ini mencapai Rp140.000 per kilogram, sementara untuk kualitas 2 mencapai Rp125.000 per kilogram. Sebelum Lebaran, harga daging sapi mengalami peningkatan.

“Pada 9 April 2024, harga daging sapi kualitas 1 sekitar Rp150.000 per kilogram, dan untuk kualitas 2 sekitar Rp140.000 per kilogram,” tambahnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Husin Bahri mengemukakan bahwa lonjakan harga daging sapi saat Lebaran disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat.

Pasokan daging sapi dari luar Bantul, seperti Klaten dan Boyolali, juga berpengaruh pada fluktuasi harga di Bantul.

Menurut Husin, pengiriman daging sapi dari luar Bantul meningkatkan biaya transportasi, yang pada akhirnya memengaruhi harga jual.

Di sisi lain, Joko Waluyo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, mengungkapkan bahwa di Bantul terdapat 30 tempat pemotongan sapi dan kambing, dengan rata-rata 50-60 ekor sapi dipotong setiap harinya.

Peternak sapi di Bantul umumnya masih menerapkan pola pembibitan daripada penggemukan.

“Saat ini, juga terdapat sekitar 70 ribu ekor anak sapi di Bantul yang biasanya dijual saat berusia 5-10 bulan, jadi semua itu kita kembangbiakkan dan tentu tidak langsung untuk dijual,” katanya.

Oleh sebab itu, Bantul masih bergantung pada suplai sapi potong dari daerah lain untuk mendatangkan sapi dari luar wilayah Bantul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Cegah Masuknya Logistik dan Senpi pada OPM, Aparat Keamanan Perketat Patroli

Aparat keamanan terus memperketat patroli yang bertujuan untuk mencegah masuknya logistik dan juga senjata api (senpi) kepada Organisasi Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini