BMKG: Hari Ini, Hujan Angin Disertai Petir Kembali Landa Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hujan angin disertai petir bakal melanda sejumlah wilayah Jakarta, khususnya di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Hal itu diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Masyarakat diminta untuk waspada.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Kepulauan Seribu, Jakbar dan Jakut pada pagi dan dini hari,” tulis BMKG dalam sites resminya, Senin 3 Februari 2020.

BMKG memperkirakan wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan akan mengalami hujan sedang pada pagi hari, berawan pada siang hari serta berawan pada malam hari.

Pada siang hari, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi akan diguyur hujan lokal. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan akan berawan.

Pada malam hari, Jakarta Barat, Pusat, Utara, Timur dan Selatan diperkirakan akan berawan. Sementara di Kepulauan Seribu yang diprediksi akan diguyur hujan lokal.

Sedangkan untuk kelembaban udara ada pada kisaran 75 hingga 100 persen. Sementara suhu ada pada angka 24-32 derajat selsius.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini