Bikin Ngakak! Muncul Berita Luhut Panjaitan Ditunjuk jadi Pelatih Barcelona

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada-ada saja tingkah netizen +62. Ada yang membuat berita hoaks Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai pelatih baru Barcelona.

Dalam sebuah tangkapan layar yang diambil dari salah satu situs berita online beredar di Facebook. Di judulnya tertulis ‘Barcelona Tunjuk Luhut Panjaitan Sebagi Pelatih Menggantikan Ronald Koeman’.

Dalam postingan tersebut dituliskan keterangan sebagai berikut:

Catalunya – Barcelona telah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pelatih kepala setelah kepergian Ronald Koeman, kata klub Liga Spanyol itu dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/10/2021).

Koeman dipecat setelah Barca kalah 1-0 dari Rayo Vallecano pada Rabu, kekalahan keempat mereka dalam enam pertandingan di semua kompetisi.

“(Luhut) akan mengambil posisi sebagai pelatih kepala tim utama penuh waktu untuk menggantikan Ronald Koeman yang dipecat,” kata klub Catalan dalam sebuah pernyataan.

Manajemen Barcelona mengatakan, penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pelatih kepala Barcelona tak lepas dari kinerja apik yang ditunjukkan oleh Luhut di pemerintahan Jokowi – Ma’ruf. Menurut manajemen Barcelona, mereka terkesima melihat performa Luhut ketika ditunjuk menjadi Koordinator PPKM Jawa – Bali, juga ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional, serta ketua Komite Kereta Cepat Jakarta – Bandung. Hal ini membuat manajemen Barcelona tak ragu untuk menunjuk Luhut sebagai pelatih kepala”

Sudah jelas postingan itu hoaks. Setelah ditelusuri, ternyata akun tersebut mengambil salah satu berita dari situs beritasatu.com. Hanya saja, di sumber aslinya, judul beritanya adalah ‘Barcelona Tunjuk Sergi Barjuan Jadi Pelatih Sementara’.

Sergi bahkan sudah dua kali memimpin Barcelona sebagai pelatih sementara. Pertama, Blaugrana ditahan imbang Alaves. Dini hari WIB tadi, Ansu Fati dkk,. mengalahkan Dinamo Kiev di Liga Champions.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini