Awas Angin Kencang dan Hujan Petir di Sebagian Wilayah Jabodetabek

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gaes, waspada hari ini Rabu 29 Desember 2021, sebagian wilayah di Jabodetabek akan mengalami hujan petir disertai angin kencang.

Berikut ramalan dan peringatan dini cuaca di Jabodetabek dari BMKG:

Jakarta Barat

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: hujan ringan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Suhu: 23-32 derajat Celcius

Jakarta Pusat

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: cerah berawan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Suhu: 24-31 derajat Celcius

Jakarta Selatan

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: hujan petir

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Peringatan dini: waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang pada sore hingga menjelang malam hari

Suhu: 23-33 derajat Celcius

Jakarta Timur

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: hujan ringan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Peringatan dini: waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang pada sore hingga menjelang malam hari

Suhu: 23-33 derajat Celcius

Jakarta Utara

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: cerah berawan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Suhu: 24-31 derajat Celcius

Kota Tangerang

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: berawan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Suhu: 23-32 derajat Celcius

Kabupaten Tangerang

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: berawan

Malam hari: berawan

Dini hari: cerah berawan

Suhu: 23-32 derajat Celcius

Kota Bogor

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: hujan petir

Malam hari: berawan

Dini hari: berawan

Peringatan dini: waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang hingga malam hari

Suhu: 21-30 derajat Celcius

Kabupaten Bogor

Pagi hari: cerah berawan

Siang hari: hujan petir

Malam hari: berawan

Dini hari: berawan

Peringatan dini: waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang hingga malam hari

Suhu: 21-31 derajat Celcius

Kota Depok

Pagi hari: berawan

Siang hari: hujan petir

Malam hari: berawan

Dini hari: berawan

Peringatan dini: potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang hingga malam hari

Suhu: 22-33 derajat Celcius

Kota Bekasi

Pagi hari: berawan

Siang hari: hujan ringan

Malam hari: berawan

Dini hari: berawan

Peringatan dini: potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang hingga malam hari

Suhu: 22-33 derajat Celcius

Kabupaten Bekasi

Pagi hari: berawan

Siang hari: hujan ringan

Malam hari: berawan

Dini hari: berawan

Peringatan dini: potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang antara siang hingga malam hari

Suhu: 22-32 derajat Celcius

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Teknologi dan Infrastruktur Air Menjadi Andalan Menghadapi Tantangan Kemarau

Oleh: Rendra Fathian )*Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipatif dalammenghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebihkering dibandingkan kondisi normal. Tantangan perubahan iklim dan potensi fenomena El Nino mendorong pemerintah untuk mengedepankanpemanfaatan teknologi serta penguatan infrastruktur air sebagaiinstrumen utama dalam menjaga ketahanan masyarakat, keberlanjutansektor pertanian, dan stabilitas pembangunan nasional.Upaya pemerintah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanyaberfokus pada penanganan dampak setelah bencana terjadi, tetapi juga menempatkan mitigasi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan. Pendekatan yang berbasis data, teknologi, dan koordinasilintas sektor menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat dapatmenghadapi musim kemarau dengan kesiapan yang lebih baik.Peringatan mengenai potensi kemarau yang lebih kering telahdisampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Prediksitersebut telah disampaikan sejak Maret 2026 dan kemudian diperkuatoleh informasi yang dirilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada awal Juni 2026.Menurut Faisal, El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomenayang berbeda, namun keduanya dapat memengaruhi kondisi curah hujandi berbagai wilayah Indonesia. Hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei menunjukkan indeks ENSO telah mencapai angka yang mengindikasikankondisi El Nino, sementara sebagian wilayah Indonesia telah memasukimusim kemarau.Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan risiko iklim menjadi salah satukekuatan yang dimiliki Indonesia saat ini. Dukungan data dari BMKG, pemantauan satelit, serta sistem peringatan dini memungkinkanpemerintah daerah dan berbagai instansi terkait mengambil keputusanberdasarkan kondisi aktual di lapangan. Pendekatan ini jauh lebih efektifdibandingkan mengandalkan respons setelah dampak kekeringan mulaidirasakan masyarakat.Di Jawa Barat, misalnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini