Yuk, Konsumsi 4 Jenis Yoghurt Ini Supaya Diet Lancar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kaya akan nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh membuat yoghurt menjadi makanan yang populer dikonsumsi selama menjalani diet. Mengutip dari EatThis, sebuah penelitian dari University of Tennessee menunjukkan bahwa lemak perut bisa berkurang sekitar 81 persen jika mengonsumsi yoghurt dengan rutin.

Meski demikian, tidak semua yoghurt berbahan dasar susu yang menyehatkan. Melihat hal ini, sudah sepatutnya mengetahui beberapa jenis yoghurt yang bagus dikonsumsi ketika menjalankan diet.

Pertama, yaitu plain yoghurt. Umumnya yoghurt ini ditemukan di supermarket dan harganya cukup terjangkau. Plain yoghurt umumnya dijadikan campuran minuman atau makanan. Tanpa gula 0 persen menjadikan yoghurt jenis ini cocok dikonsumsi selama diet.

Kedua, yakni non-dairy yoghurt yang merupakan yoghurt tanpa campuran susu dan berbahan dasar dari kedelai atau kelapa. Non-dairy yoghurt ini cukup direkomendasikan sebagai yoghurt yang bagus karena rendah lemak dan tidak mengandung laktosa.

Ketiga, yaitu non-fat yoghurt atau yoghurt yang rendah lemak. Hanya dengan menggunakan susu sekitar 2 persen atau tidak sama sekali mengandung lemak karena terbuat dari susu skim. Mengonsumsi yoghurt ini cengan rutin bisa membantu mengontrol berat badan ideal karena mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan tubuh.

Terakhir, yaitu greek yoghurt. Teksturnya yang lebih kental dan lembut dibandingkan yoghurt lainnya disebabkan karena mengalami tiga kali proses penyaringan. Tidak hanya itu, kandungannya yang kaya protein dan rendah karbohidrat, membuat yoghurt ini direkomendasikan untuk dikonsumsi selama diet.

Namun, kandungan kalsium pada greek yoghurt ini lebih sedikit. Meski demikian, greek yoghurt memilik beberapa variasi yaitu full fat hingga low fat.

Pada intinya, yoghurt memang memiliki manfaat yang bagus untuk diet namun diperlukan ketelitian untuk memilihnya. Selain mengonsumsi yoghurt, makanan sehat dan bergizi lainnya juga sudah sepatutnya dikonsumsi agar gizi juga seimbang.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini