Yeay! D.O ‘EXO’ Kelar Syuting Film Adaptasi dari Taiwan ‘Secret’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Salah satu member EXO, D.O, dikabarkan baru saja menyelesaikan syuting untuk film terbarunya. Film tersebut berjudul ‘Secret’.

Melansir dari Allkpop, D.O akan membintangi film adaptasi dari film Taiwan asli tersebut bersama Won Jin Ah dan Shin Ye Eun. Kabarnya syuting untuk film tersebut telah rampung sejak 21 Januari 2022 setelah tiga bulan syuting.

D.O memberikan komentar terkait film barunya tersebut. Ia berkata bahwa film ini akan menghadirkan kenangan yang tak terlupakan untuk penontonnya.

“Aku senang bekerja dengan sutradara dan aktor/aktris yang hebat. Aku percaya film ini akan menghadirkan kenangan yang tak terlupakan bagi penonton,” katanya.

D.O akan bermain sebagai pemeran utama pria dalam film ini. Sebelumnya, pemeran utama dari film aslinya ini dibintangi oleh Jay Chou.

Sementara itu, film ‘Secret’ ini bergenre fantasi-romantis. Filmnya menceritakan tentang seorang siswa jenius pemain piano yang bertemu dengan siswa lain yang memainkan alat musik misterius di ruang latihan tak terpakai.

Akan tetapi, penggemar harus sabar dulu nih. Karena sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait jadwal perilisannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini