Yeay! BTS akan Gelar Konser Offline November Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada kabar baik nih buat ARMY! BIGHIT MUSIC baru saja mengumumkan konser offline BTS November ini melalui Weverse.

Konser offline ini akan berlangsung selama empat hari di SoFi Stadium, Los Angeles, dengan tajuk ‘BTS PERMISSION TO DANCE ON STAGE – LA’. Empat hari tersebut adalah pada 27 November, 28 November, 1 Desember, dan 2 Desember.

Konser ini akan menjadi pertama kalinya bagi BTS dan ARMY untuk bertatap muka lagi setelah pandemi. Sebelumnya BTS juga pernah konser di Amerika untuk pertama kalinya melalui konser “BTS WORLD TOUR LOVE YOURSELF: SPEAK YOURSELF THE FINAL 2019”.

Jadwal konser offline ini baru hanya untuk Amerika saja. Sedangkan untuk negara Korea dan Asia lainnya BIGHIT akan menginformasikan kembali lebih lanjutnya.

ARMY yang punya membership bisa langsung pesan tiket pre-salenya di sini. Periode pembelian tiketnya mulai dari 27 September pukul 4PM PST sampai 2 Oktober pukul 6PM PST.

Hal ini karena pihak agensi telah mempertimbangkan peraturan dan keadaan kesehatan nasional dan regional pada negara tersebut. BIGHIT MUSIC akan menghadirkan konser baru nan fenomenal dengan prioritas utama menjaga kesehatan artis dan para penggemarnya.

Wah gimana nih ARMY? Siap gak kalian buat sambut konser BTS? Kalian pasti gak sabar juga kan buat info konser Asianya. Yuk kita nonton bareng!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini