Waspada! Ada Vanishing Bones Syndrome, Penyakit Aneh yang Bikin Tulang Tubuh Mendadak Hilang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pernah dengar Vanishing Bones Syndrome? Ini merupakan penyakit langka yang hingga kini masih diteliti oleh para dokter dan ilmuwan di seluruh dunia.

Penyakit ini bisa dikatakan sangat menyeramkan gaes. Pasalnya, para penderitanya bisa kehilangan tulang secara tiba-tiba di dalam tubuh.

Sampai saat ini, para dokter masih belum tahu apa penyebab Vanishing Bones Syndrome. Yang pasti, pemicunya bukanlah karena faktor genetik atau lingkungan.

Obat dari penyakit ini juga belum ditemukan gaes. Dikutip dari livescience, Jumat, 5 Juni 2020, menurut sebuah penelitian penyakit hilangnya tulang tubuh ini memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda antara satu pasien dengan pasien lainnya.

Umumnya, penyakit ini hanya menyerang satu bagian tubuh saja. Bisa di bagian bahu dan lengan, tulang rusuk, tulang belakang, tengkorak, tulang selangka hingga rahang.

Yang paling berbahaya adalah kalau penyakitnya sudah menyerang tengkorak atau tulang belakang. Maka dapat dipastikan penderitanya bisa mengalami kelumpuhan permanen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini