Warna Natal Identik dengan Hijau, Merah dan Emas, Apa Sih Artinya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Umat Kristiani di seluruh dunia hari ini tepat 25 Desember 2019 merayakan hari Raya Natal yang merupakan kelahiran Yesus Kristus.

Nah, banyak cara yang dilakukan untuk memperingatinya salah satunya menghias rumah dengan pohon natal dan hiasan dinding yang identik dengan warna merah, hijau dan emas.

Sebenarnya apa sih makna warna-warna tersebut? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

  1. Makna Warna Hijau

Di luar negeri, umumnya waktu perayaan Natal datang di tengah-tengah musim dingin. Meskipun Natal terjadi di tengah musim dingin, warna hijau terlihat paling menonjol dan ada di mana-mana.

Dari pohon Natal yang hijau, hingga karangan bunga yang tergantung di depan pintu. Di akhir musim dingin, orang-orang Romawi akan saling memberi tanaman atau cabang yang hijau sebagai tanda keberuntungan lho.

Orang Romawi biasanya akan memilih tanaman evergreen karena tanaman tersebut enggak pernah kehilangan warna. Warna hijau sendiri dianggap sebagai janji hidup dan musim semi. Biasanya pada perayaan Natal, pohon yang hijau dihias dengan hiasan atau buah-buahan berwarna merah seperti apel dan holly berry.

  1. Makna Warna Merah

Penggunaan warna merah saat Natal melambangkan buah apel di pohon surga. Apel yang berwarna merah tersebut mewakili kejatuhan Adam ke dunia. Merah juga merupakan warna buah holly berry, buah ini dikatakan sebagai representasi darah darah Yesus ketika mati di kayu salib.

Kemudian, salah satu alasan terbesar mengapa warna merah menjadi warna dominan karena merah merupakan warna pakaian Santa. Legenda Santa Claus sendiri berasal dari St. Nicholas dari Smyrna.

St Nick adalah seorang uskup di Turki yang dikenal murah hati kepada anak-anak dan orang yang kurang mampu. Nah, pakaian uskup tersebut berwarna merah. Sampai saat ini, warna merah menjadi warna yang akan memberikan kesan yang lebih hidup di setiap perayaan Natal.

  1. Makna Warna Emas

Warna emas jelas merupakan representasi dari logam mulia. Namun pada perayaan Natal, emas memiliki beberapa arti lain. Di luar negeri, sinar matahari tentunya menjadi suatu hal yang langka di musim dingin.

Nah, memiliki hiasan emas di rumah dianggap membawa kehangatan. Warna emas dianggap mewakili kemakmuran dan kekayaan. Emas juga merupakan bagian penting dari kisah Natal karena emas adalah salah satu hadiah yang diberikan orang-orang bijak kepada Yesus.

  1. Makna Warna Putih

Warna putih sering dikaitkan dengan lambang kemurnian dan kedamaian. Selama festival musim dingin, para pendeta akan mengenakan pakaian serba putih dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk menyambut musim semi mendatang.

Wafer putih digunakan untuk menghias pohon di abad ke-18. Wafer putih dan apel merah adalah simbol Katolik dari tubuh dan darah Kristus. Putih juga secara tradisional dianggap sebagai kesan ramah dan damai. Menjelang perayaan Natal, biasanya banyak yang menutupi rumah dengan warna putih untuk melambangkan penyambutan kelahiran Yesus.

 

Berita Terbaru

Langkah Tegas Pemerintah, Kasus Air Keras Ditangani Sesuai Hukum

Oleh: Bilmi Tsaqila )*Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, terusmenjadi sorotan publik dan memicu beragam respons. Perhatian luas darimasyarakat menunjukkan bahwa perkara ini tidak hanya dilihat sebagaitindak pidana biasa, tetapi juga sebagai cerminan bagaimana negaramenegakkan hukum secara adil dan transparan. Dalam konteks ini, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.Berbagai pandangan muncul, mulai dari dorongan agar perkara dibawa keperadilan umum hingga penegasan bahwa proses hukum terhadaptersangka anggota TNI harus tetap berjalan sesuai mekanisme yang sah. Pemerintah merespons dinamika ini dengan menekankan pentingnyanetralitas serta kepatuhan terhadap sistem hukum yang sudah diaturdalam perundang-undangan.Proses hukum yang berjalan menunjukkan adanya keseriusan aparatdalam menangani perkara ini. Pusat Polisi Militer TNI melanjutkan proses hukum terhadap para tersangka secara menyeluruh. Empat orang yang diduga sebagai pelaku merupakan prajurit aktif dari satuan BAIS dan telahdiserahkan ke Oditur Militer untuk menjalani tahapan selanjutnya dalamproses peradilan.Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwaseluruh rangkaian penyidikan telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses yang dilakukanoleh aparat telah mengikuti prosedur hukum secara sistematis dan tidakdilakukan secara terburu-buru.Pelimpahan perkara tidak hanya mencakup berkas administrasi, tetapijuga melibatkan para tersangka beserta barang bukti yang relevan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses penuntutan dapat berjalan secara komprehensif dan memiliki dasarhukum yang kuat.Empat tersangka yang telah dilimpahkan masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES. Status mereka sebagai prajurit aktif menjadi dasarutama penentuan jalur peradilan yang digunakan. Pemerintahmemastikan bahwa seluruh proses ini dilakukan secara transparan danakuntabel, sehingga tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.Sikap tegas pemerintah juga terlihat dari komitmennya untuk tidakmelakukan intervensi terhadap jalannya proses hukum. Menteri Hak AsasiManusia, Natalius Pigai, menegaskan bahwa pemerintah menjagaindependensi peradilan sebagai bagian dari prinsip negara hukum. Pandangan ini disampaikan dalam forum resmi bersama legislatif, yang menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjaga batas kewenangan.Menurut Natalius Pigai, sejak awal pemerintah telah menunjukkan sikaptegas terhadap kasus ini. Ia melihat adanya keselarasan sikap antarakementerian, DPR, dan unsur politik lainnya dalam mendorongpenegakan hukum yang adil. Perhatian dari Presiden juga dinilai sebagaibentuk komitmen negara dalam memastikan bahwa keadilan ditegakkansecara menyeluruh.Lebih lanjut, Natalius Pigai menekankan bahwa pemerintah tidak memilikikewenangan untuk mengarahkan proses hukum ke jalur tertentu. Prinsiptrias politika menjadi landasan utama, sehingga setiap proses peradilanharus berjalan secara independen. Dalam konteks ini, pemerintah hanyamemastikan bahwa proses berlangsung sesuai aturan tanpa campurtangan.Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan ruang bagi aparat penegakhukum untuk bekerja secara profesional. Tekanan publik yang berlebihanberpotensi mengganggu objektivitas dalam penanganan perkara. Olehkarena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga sikap proporsionaldalam menyikapi perkembangan yang ada.Dari sisi yuridis, penanganan perkara ini tetap berada dalam ranahperadilan militer. Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Andri Wijaya, menilai bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang mengatur yurisdiksi berdasarkan subjek hukum.Dalam penilaiannya, penyelesaian kasus melalui peradilan militer masihberada dalam koridor hukum yang sah. Hal ini didasarkan pada ketentuanbahwa prajurit aktif yang melakukan tindak pidana akan diproses melaluimekanisme peradilan militer. Dengan demikian, proses yang berjalan saatini tidak menyimpang dari aturan yang berlaku.Penjelasan dari Andri Wijaya juga menegaskan bahwa seluruh tersangkadalam kasus ini berstatus sebagai prajurit aktif saat peristiwa terjadi. Kondisi ini memperkuat dasar hukum bahwa yurisdiksi peradilan militermenjadi pilihan yang tepat dalam menangani perkara tersebut.Selain itu, proses penuntutan akan dilakukan dengan mengedepankantransparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas. Aparat penegak hukumberkomitmen untuk membuka informasi kepada publik sepanjang tidakbertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini diharapkandapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang sedang berjalan.Pemerintah melihat bahwa keterbukaan menjadi kunci dalam membangunlegitimasi hukum. Dengan adanya akses informasi yang memadai, masyarakat dapat memahami setiap tahapan proses yang dilakukan. Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat merusak persepsi publik.Langkah tegas yang diambil pemerintah dalam kasus ini mencerminkankomitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan. Tidak ada ruangbagi perlakuan istimewa, dan setiap pihak yang terlibat tetap diprosessesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini menunjukkan bahwahukum benar-benar menjadi panglima dalam setiap penanganan perkara.Di tengah dinamika yang berkembang, pemerintah tetap konsistenmenjaga keseimbangan antara ketegasan dan penghormatan terhadapsistem hukum. Setiap tahapan dilakukan dengan mempertimbangkanaspek keadilan dan kepastian hukum, sehingga hasil yang dicapainantinya dapat diterima oleh semua pihak.Kasus ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa negarahadir dalam melindungi warganya. Dengan langkah yang terukur danberbasis hukum, pemerintah berupaya memastikan bahwa keadilan tidakhanya menjadi prinsip, tetapi juga terwujud dalam praktik.*) Peneliti Isu Strategis dan Hukum
- Advertisement -

Baca berita yang ini