Wajib Tahu, Ini 5 Makanan yang Memiliki Usia Simpan Lama

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada beberapa jenis makanan yang usianya bisa bertahan lama hingga bertahun-tahun. Kondisi ini bisa terjadi apabila makanan itu disimpan dengan cara yang tepat. Umumnya, makanan yang mudah membusuk mengandung terlalu banyak minyak.

Maka, untuk membuatnya menjadi tetap awet perlu ada upaya pengeringan atau dikemas dalam wadah kaleng yang aman. Tidak hanya itu, perlu juga untuk mengetahui bahan makanan yang berusia lama supaya bisa mengatur penyimpanannya dengan baik. Terdapat lima makanan yang dinilai bisa berusia lama.

Pertama, yaitu kentang. Menurut Usatoday.com, kentang bisa bertahan lama jika disimpan dengan cara yang baik dan benar. Salah satu caranya dengan meletakkannya di tempat kering, sejuk dan gelap. Sebaiknya menghindari menempatkan kentang yang mudah terkena sinar matahari karena bisa memancing kentang tumbuh tunas.

Kedua, yaitu bawang merah karena mampu bertahan hingga dua bulan. Namun syaratnya tidak disimpan di dekat kentang atau ruangan yang terkena cahaya matahari. Sebaiknya simpan di ruangan sejuk, kering dan cenderung gelap.

Ketiga, yaitu apel. Alasannya, karena buah ini bisa awet selama lima hingga enam hari tergantung dari penyimpanannya. Bila merujuk pada gardeners, cara penyimpanan apel cukup mudah yakni dengan meletakkannya di keranjang buah dan di temperature ruang apel bisa bertahan hingga seminggu lamanya.

Jika disimpan di lemari pendingin, apel akan berkurang kelembabannya namun bisa bertahan hingga enam bulan lamanya.

Keempat, yaitu kacang. Hal ini tidak lepas dari usia kacang yang bisa bertahan satu hingga dua bulan. Bila kacang masih ada di dalam kulitnya dinilai bisa bertahan selama dua bulan asal diletakkan di tempat sejuk dan kering.

Kelima, yaitu teh. Daun teh diketahui bisa bertahan enam sampai 12 bulan lamannya jika disimpan di dalam kemasan kaleng yang rapat atau kantong teh celup. Namun, syaratnya daun teh tidak disimpan di tempat yang terlalu dingin atau lembab.

Meski bisa bertahan lama, namun citarasa dan aroma teh bisa memudar seiring berjalannya waktu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini