MU Putus Kutukan Tersingkir di Semifinal

Baca Juga

MATA INDONESIA, ROMA – Manchester United melaju ke final Liga Europa dengan menyingkirkan AS Roma. MU memutus kutukan tersingkir di semifinal di era Ole Gunnar Solskjaer.

MU dikalahkan Roma 2-3 pada leg kedua semifinal Liga Europa, Jumat 7 Mei 2021 dini hari WIB di Stadion Olimpico. Dua gol Setan Merah diborong Edinson Cavani. Sedangkan tiga gol Roma dicetak Edin Dzeko, Bryan Cristante, dan bunuh diri Alex Telles.

Roma sebenarnya tampil bagus di laga ini. Mereka mendominasi statistik mulai dari penguasaan bola 53 persen dan melepaskan 17 tendangan dimana 12 di antaranya tepat sasaran.

MU beruntung memiliki David De Gea di bawah mistar yang beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan lebih dari tiga gol. Manchester Merah lolos ke final dengan agregat 8-5 setelah di leg pertama menang 6-2.

“Rasanya menyenangkan bisa lolos ke final. Kami bermain bagus di Old Trafford pada leg pertama yang membuat kami bisa lolos. Saya kecewa kalah, terutama melihat penampilan di babak kedua,” kata pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari BBC, Jumat 7 Mei 2021.

“Bisa saja skornya 8-6. Ini pertandingan yang aneh. Kami terus-terusan memberikan bola pada lawan, tapi kami beruntung punya kiper terbaik di dunia. Kami lolos ke final dan tak sabar main 26 Mei nanti,” ujarnya.

Hasil ini sekaligus memutus kutukan MU selalu tersingkir di semifinal. Sebelumnya, Paul Pogba dkk. dua kali tersingkir di Piala Liga, satu kali di Piala FA, dan satu kali di Liga Europa.

Final Liga Europa akan digelar di Gdansk, Polandia, 26 Mei 2021. MU akan menantang Villarreal yang menyingkirkan Arsenal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini