Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Madu yang Baik untuk Masker Wajah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masker madu sebenarnya sudah lama dikenal dan digunakan untuk mengatasi beragam permasalahan kulit. Teksturnya yang kental dan memiliki sifat antiseptik dan antibakteri bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Maka, tidak heran jika banyak jenis madu yang dimanfaatkan untuk keperluan kecantikan dan perawatan. Hal ini tentunya sudah diperkuat dengan bukti ilmiah.

Secara garis besar, jenis madu yang cocok untuk perawatan tentu masih murni dan belum diberikan campuran gula atau bahan lainnya. Terdapat empat jenis madu yang dinilai cocok untuk perawatan.

Pertama, yaitu madu mentah atau raw honey yang bermanfaat untuk perawatan kulit terutama bagi seseorang yang memiliki masalah jerawat, eksim, atau psoriasis. Selain itu mengutip dari Healthline, jika madu dioleskan ke kulit bisa menekan pertumbuhan berlebih jamur Candida.

Manfaat dari madu ini bisa membantu menyeimbangkan bakteri pada kulit serta mengurangi peradagangan sehingga bagus untuk mengatasi masalah jerawat.

Kedua adalah madu manuka atau manuka honey. Menurut penelitian madu ini mampu  membunuh bakteri berbahaya. Kondisi ini tidak lepas dari kandungan hidrogen peroksida serta senyawa methylglyoyax dalam madu manuka. Kulit yang menjadi bebas bakteri sekaligus mempercepat proses penyembuhan.

Ketiga, madu makasia yang dinilai memiliki manfaat khususnya untuk kecantikan. Kandungan antioksidan yang tinggi dapat melindungi sel Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Keempat yaitu madu kanuka. Adapun madu ini memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Maka tidak heran jika madu ini memiliki potensi yang efektif. Mengacu pada jurnal penelitian berjudul Honey: A Therapeutic Agent for Disorders of the Skin pada tahun 2016, dijelaskan bahwa mandu kanuka merupakan pengobatan topical yang efektif untuk mengatasi masalah kulit seperti eksim, rosacea, dan jerawat.

Meski beberapa jenis maju bermanfaat sebagai masker wajah namun ada kemungkinan madu bisa memicu alergi bagi sebagian orang. Maka, sebaiknya melakukan tes terlebih dahulu sebelum mengaplikasinnya sebagai masker wajah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini