Wah Seru Nih! Black Adam Bakal Diramaikan Mantan Pemeran James Bond

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor mantan pemeran James Bond, Pierce Brosnan dipastikan ambil bagian dalam film DC selanjutnya, yakni Black Adam.

Brosnan akan bermain bersama pemeran utama Dwayne ‘The Rock’ Johnson. Ia juga akan menjadi superhero bernama Dr Fate.

Tokoh Dr Fate yang bernama asli Kent Nelson, adalah sosok penting dalam film ini. Ia adalah pendiri Justice Society yang mendapatkan kekuatan super dengan memakai Helmet of Fate berkekuatan ajaib.

Mengutip Fox, Kamis 25 Maret 2021, penetapan Brosnan sebagai Dr. Fate melengkapi lineup Justice Society of America. Aktor Aldis Hodge berperan sebagai Hawkman, Noah Centineo sebagai Atom Smasher dan Quintessa Swindell menghadapi Cyclone.

Black Adam mengikuti kisah anti-pahlawan dengan nama yang sama, diperankan oleh Johnson. Karakter Black Adam pertama kali muncul di DC Comics pada tahun 1940-an sebagai penjahat yang merusak kekuasaan. Perlahan, Black Adam menjadi anti-pahlawan pada tahun 2000-an, yang dikenal karena mengabaikan aturan dan konvensi.

Disutradarai Jaume Collet-Serra, yang juga menyutradarai The Rock dalam film Jungle Cruise Disney, film ini naskahnya ditulis oleh Rory Haines dan Sohrab Noshirvani.

Johnson, Dany Garcia dan Hiram Garcia dari Seven Bucks Productions berproduksi dengan Beau Flynn dari FlynnPictureCo. Scott Sheldon dari FlynnPictureCo akan bertindak sebagai produser eksekutif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini