Waduh! Kylie Jenner Terancam Dibunuh, Kok Bisa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar mengejutkan dari selebritis Hollywood, Kylie Jenner. Pengusaha sekaligus ibu dua anak ini ternyata sempat terancam pembunuhan dari Blac Chyna.

Dilansir ENews, fakta itu diungkap oleh sang ibunda, Kris Jenner dalam sidang atas pencemaran nama baik yang dilakukan Chyna.

Saat bersaksi, Kris mengklaim bahwa Kylie Jenner dan rapper Tyga yang berkencan dan putus selama sekitar tiga tahun, mengatakan padanya bahwa Chyna telah mengancam akan membunuh Kylie. Hal ini lantaran Chyna juga merupakan mantan tunangan dari rapper tersebut.

Sementara itu, Kris mengatakan pada pengadilan bahwa dia yakin apa yang ia katakan. Namun, wanita berusia 66 tahun itu mencatat bahwa dia tidak memiliki bukti untuk mendukung tuduhan itu.

“Saya tidak ingat persis situasinya, kau harus tanyakan pada Kylie,” ucapnya.

Sementara itu, Chyna, yang nama aslinya adalah Angela White, menggugat seluruh klan Kardashian/Jenner pada Oktober 2017. Chyna menuduh keluarga besar itu mencemarkan nama baik dan secara salah mengganggu pembuatan film Rob & Chyna musim kedua.

Kasus yang saat ini disidang juri hanya melibatkan Kris, Kim, Khloé, dan Kylie, dan diklaim bahwa pertunjukan Chyna dan Rob dibatalkan karena tekanan dari mereka. Chyna menuntut ganti rugi jutaan dolar, dengan mengatakan bahwa dia kehilangan pendapatan sebagai akibat dari tindakan keluarga tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini