Totalitas! Jefri Nichol Pukul Tangki Motor Meski di Luar Naskah, Begini Kondisi Tangannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Jefri Nichol kembali jadi sorotan. Belum lama ini, bintang film Jakarta vs Everybody itu bikin netizen melongo usai pamer totalitasnya saat syuting serial Pertaruhan.

Lewat postingan Instagramnya, Nichol membagikan potongan adegan saat ia meninju sebuah tangki motor. Siapa sangka, aksi tersebut ternyata di luar skenario dan improvisasi dari Nichol sendiri.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by chulo papi (@jefrinichol)

“Di naskah sebenernya gak ada adegan gua mukul motor, tapi untungnya mas Sidharta ngasih gua kebebasan buat nge-ekspresiin kesedihan gua waktu denger kabar kalau bapak (Tio Pakusodewo) meninggal dunia,” tulis Nichol, Selasa 12 Juli 2022.

Dalam postingannya, nampak jelas Nichol tengah terduduk menahan kesedihannya. Spontan, aktor kelahiran 1999 itu langsung memukul tangki motor tersebut.

Bahkan, ia juga memperlihatkan bukti tangannya yang memar akibat memukul tanhkir motor itu.

Sontak, aksi totalitas Jefri Nichol sukses bikin warganet kagum. Mereka salut Nichol bisa maksimal berakting di serial yang ia bintangi itu.

“Totalitas banget bang.”

“Kerennn!”

“Ini baru aktor.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini