Titanic, Film Fenomenal Sepanjang Masa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Titanic merupakan film fenomenal garapan James Cameron yang dirilis pada tahun 1997. Film yang diadaptasi dari peristiwa tenggelamnya kapal Titanic pada tahun 1912 ini berhasil menjadi film terlaris kedua sepanjang masa. 19 Desember 1997 film ini pertama kali diedarkan dan langsung mendapat respons luar biasa dari penonton.

Dengan waktu tayang 150 menit (nyaris 2,5 jam), film yang diperankan oleh Leonardo Dicaprio dan Kate Winslet ini bercerita tentang kisah cinta antara dua anak muda Jack dan Rose. Keduanya berasal dari status sosial berbeda. Bertemu di kapal ini dan kemudian menjalin kisah cinta.

Kisah ini dilatarbelakangi dengan tenggelamnya kapal RMS Titanic dalam pelayaran perdana dan terakhirnya pada 15 April 1912.

Rose merupakan anak bangsawan yang bergelimang harta sedangkan Jack hanyalah seorang pelukis miskin yang berhasil mendapatkan kesempatan menaiki kapal Titanic melalui judi. Suatu hari keluarga Rose bangkrut. Sang ibu menjodohkan Rose dengan pria dari keluarga terhormat. Hal itu agar kondisi ekonomi keluarga selamat. Tentu Rose tidak suka, tapi dia tetap melakukan demi ibunya.

Saat kapal sedang berlayar, Rose berencana melakukan bunuh diri. Namun Jack mencegahnya. Sejak saat itu, Rose dan Jack menjadi akrab dan saling mencintai. Mereka menjalin cinta secara sembunyi-sembunyi.

Apabila ibu Rose dan calon suaminya tahu, semua bisa berantakan. Kisah cinta Rose dan Jack semakin bersemi. Sampai suatu ketika mereka menghadapi masalah yang sangat besar, kapal menabrak gunung es dan perlahan tenggelam.

Tercatat pendapatan dari film ini mencapai lebih dari 2,1 miliar dolar Amerika Serikat. Sekitar 1,5 miliar dolar AS berasal dari penayangan secara internasional. Titanic merupakan film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa ketiga setelah Avengers: Endgame dan Avatar.

Film ini berhasil memenangkan sebelas penghargaan Oscar pada tahun 1998 termasuk dalam kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Cinematographi Terbaik, Kostum Terbaik dan lainnya.

Tak hanya itu, film ini juga memenangkan empat penghargaan Golden Globe pada tahun 1998 untuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Musik Original Terbaik dan Musik Skor Terbaik.

Situs-situs penghitungan skor film seperti Rotten Tomatoes memberi skor 89 persen, dengan versi penonton sebesar 69 persen. Situs IMDb juga memberikan skor 7,8 dari 10.

Salah satu soundtrack Titanic yang berjudul “My Heart Will Go On” juga ikut meraih prestasi. Lagu ini bercerita tentang besarnya cinta sepasang kekasih. Apapun yang terjadi, pasangan ini menyakini kalau cinta mereka tak akan pernah habis meskipun maut menjemput.

Lagu yang dinyanyikan penyanyi senior Celine Dion ini berhasil bertahan di deretan Billboard Chart 200 selama 16 minggu. “21 tahun yang lalu di hari ini soundtrack film TITANIC yang dinyanyikan oleh Celine Dion memulai masa kejayaannya di dalam Billboard Chart 200 selama 16 minggu,” tulis Billboard lewat Instagram.

Reporter: Muhammad Raja A.P.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini