‘The Batman’ Tembus Rp10,7 Triliun di Box Office Global dan Domestik

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – ‘The Batman’ meraup pendapatan total lebih dari 75 juta Dolar AS atau sekitar 10,7 triliun Rupiah secara global dan domestik di box office.

Rincian pendapatan ‘The Batman’ di box office adalah, 386,1 juta Dolar AS secara internasional dan 365 juta Dolar AS secara domestik. Pencapaian ini berbarengan dengan jadwal penayangan ‘The Batman’ di HBO Max pada 18 April 2022.

“Tanggapan luar biasa yang kami lihat di bioskop di seluruh negeri adalah bukti kekuatan abadi dari Pahlawan Super DC yang ikonis ini dan keinginan besar di luar sana untuk menikmati film-film hebat di layar lebar,” ujar Presiden Distribusi Domestik Warner Bros, Jeff Goldstein, dikutip dari Variety, Senin 18 April 2022.

“Kami mengucapkan selamat kepada semua orang yang terlibat untuk mencapai tonggak sejarah yang mengesankan ini,” katanya.

10 market terbesar ‘The Batman’ adalah UK (53,2 juta Dolar AS), Meksiko (30,7 juta Dolar AS), Australia (27 juta Dolar AS), Prancis (25,9 juta Dolar AS), Brasil (22,6 juta Dolar AS), Cina (22,5 juta Dolar AS), Jerman (18,9 juta Dolar AS), Spanyol (11,8 juta Dolar AS), Italia (11,2 juta Dolar AS), dan Jepang (10 juta Dolar AS).

Robert Pattinson berperan sebagai Bruce Wayne alias Batman. Kemudian ada Zoe Kravitz, Jeffrey Wright, Andy Serkis, Colin Farrell, John Turturro and Paul Dano.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini