Tante Ernie Pemersatu Bangsa Positif Covid-19, Netizen Ramai Berdoa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar kurang sedap datang dari tante pemersatu bangsa, Ernie. Ia mengumumkan dirinya terpapar Covid-19.

Hal itu terungkap dari unggahan tante Ernie di Instagram. Dalam postingannya, Tante Ernie memanjatkan doa agar selalu dalam lindungan-Nya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ernie (@himynameisernie)

“Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.. amin,” tulis wanita seksi itu dalam unggahannya, Kamis 4 Maret 2021.

Sementara itu, di Insta Story tante Ernie, ia memperlihatkan kondisinya yang sedang dirawat di Rumah Sakit. Ia juga memamerkan vitamin C yang ia konsumsi dan meminta warganet untuk mendoakannya.

Sementara itu, Ernie mengatakn tak hanya dirinya. Sang suami juga ikut terpapar Covid-19 seperti dirinya.

“Iya benar nih kena juga suamiku, anak-anakku yang cowok alhamdulillah negatif, anakku yang cewek positif, OTG,” kata Ernie.

Alhasil, kondisi kesehatan tante pemersatu bangsa itu pun menjadi sorotan netizen. Mereka beramai-ramai memanjatkan doa untuk kesembuhan tante Ernie.

“Tante, sehat-sehat ya,” tulis akun tokyoman.international.

“Amiin, tante pemersatu bangsa,” kata akun danish_putranto.

Cepat sembuh, tante Ernie!

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini