Klopp Turunkan Target, 4 Besar Saja Sudah Cukup

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp tampaknya sudah mulai menyerah dalam perburuan juara Liga Inggris musim 2020/2021 ini. Ia pun menurunkan target, yang penting The Reds lolos ke Liga Champions musim depan.

Ya, artinya, Klopp hanya ingin mengamankan posisi empat besar saja di klasemen akhir nantinya.

“Alasan utama lolos ke Liga Champions adalah finansial dan ini adalah kompetisi yang hebat untuk dimainkan, tetapi bagi klub, Anda ingin menarik beberapa pemain untuk bergabung,” kata Klopp, seperti dikutip dari Guardian, Kamis 4 Maret 2021.

Liverpool belakangan ini perlahan mulai bangkit, setelah sederet hasil buruk memaksa mereka terus menjauh dari pemuncak klasemen, Manchester City.

Klopp mengaku, sudah memberitahu kepada semua pemainnya agar tidak berpikir untuk menyerah hingga kompetisi berakhir.

Adeapun target empat besar, menurut Klopp itu bukanlah tekanan dari petinggi klub, melainkan demi harga diri Liverpool dan meningkatkan kepercayaan para pemain.

“Kita semmua berada dalam situasi ini bersama-sama dan kita semua memahami situasinya. Mereka tahu bahwa kita mencoba segalanya untuk kembali lolos ke Liga Champions dan itu jelas,” ujar Klopp.

Tentu saja, langkah Klopp mengamankan posisi empat besar tidak semudah yang dibayangkan. Ketatnya persaingan di papan tengah jelas sebuah ancaman besar.

Sebut saja West Ham, Chelsea, Everton dan Tottenham Hotspur yang hanya memiliki perbedaan satu hingga dua poin sehingga harus memenangkan sisa pertandingan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini