Tampil Beda Tanpa Surban dan Peci, Intip 5 Potret Habib Luthfi Saat Nonton Konser Yanni di Prambanan Jazz 2019

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada yang beda dari ulama kondang sekaligus pemimpin sufi dunia, Habib Luthfi bin Yahya. Ia tampak hadir di Prambanan Jazz Festival 2019 untuk menonton konser musisi legendaris Yanni pada Sabtu, 6 Juli 2019 lalu.

Tak hanya menyaksikan konser, Habib Luthfi juga berkesempatan untuk bertemu dan berjabat tangan langsung dengan Yanni dan putrinya.

Namun satu hal yang menarik, penampilan Habib Luthfi kala itu benar-benar berbeda total hingga menjadi sorotan. Ia tampil nyentrik dengan gaya busana yang berbeda dari kesehariannya yang lekat dengan surban dan peci.

Daripada penasaran, langsung saja lihat 5 potret Habib Luthfi saat nonton konser Prambanan Jazz 2019 berikut ini.

Habib Luthfi tampak stylish dan kekinian dengan jas panjang bermotif.

Ia sempat berjabat tangan dengan Yanni.

Mereka bahkan berbincang satu sama lain.

Habib Luthfi juga sempat berbincang dengan putri Yanni.

Penampilan beda Habib Luthfi ini banyak dipuji netizen.

(Sumber Foto: Instagram/prambananjazz)

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini