Tak Lagi Berkiprah Jadi Rocker, Pink Memilih Jadi Ibu Dua anaknya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Alecia Beth More atau lebih dikenal dengan nama panggung Pink membagikan cerita tentang perannya sebagai ibu dari dua buah hatinya, Willow dan Jameson.

Siapa sangka, penyanyi di era 2000-an ini pernah berpikir untuk tidak menikah dan berkeluarga, termasuk memiliki anak. Namun, setelah membangun bahtera rumah tangga dengan Carey Hart sejak tahun 2006, pola pikirnya berubah. Lima tahun kemudian, Ia pun menjadi orangtua. ”Saya tidak benar-benar ingin menjadi seorang ibu. Keinginan itu tidak ada dalam daftar hal yang harus saya lakukan,” kata penyanyi berusia 41 tahun itu.

Pink
Pink

Pelantun ‘What About Us’ itu pun sempat terkejut ketika melahirkan anak pertamanya, Willow, yang sekarang menginjak usia 9 tahun. Sebelumnya, Ia mengalami beberapa kali keguguran. Sejak kehadiran Willow, Pink begitu mencintai perannya sebagai seorang ibu. Lima tahun berselang, anak keduanya lahir, Jameson yang kini berusia 4 tahun.

Seiring waktu, Ia bersama suaminya berjuang saat karir bermusiknya turun. Tak segan, ia memotivasi banyak orang untuk tetap bertahan dalam hidup dan mengutamakan keluarga.

Pink yang pernah dekat drummer Motley Crue, Tommy Lee ini sangat mencintai suaminya yang merupakan pebalap motor. Mereka menikah pada 7 Januari 2006 dan hingga sekarang masih bertahan.  Meski begitu pernikahan Pink dan Hart ternyata sering diwarnai oleh berbagai pertengkaran. Beberapa kali mereka putus nyambung dalam rentang tahun 2008-2010. Namun pada akhirnya mereka memilih rujuk kembali di tahun 2010. Kembalinya pasangan ini ditunjukkan lewat video klip Pink yang berjudul “True Love”. Lagu ini menceritakan tentang betapa Pink amat mencintai Hart.

Reporter : Nabila Kuntum Khaira Umma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PSN Papua Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat 

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua terus menunjukkan arahpembangunan yang semakin tepat sasaran. Pemerintah tidak hanya membangun infrastrukturuntuk memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memastikan manfaat pembangunandapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan. Kabupaten Nabire menjadi salah satu daerah yang memperlihatkanbagaimana PSN mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.PSN di Papua dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataanpembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Selamabertahun-tahun, tantangan pembangunan di Papua tidak hanya berkaitan dengan akseswilayah, tetapi juga keterbatasan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, pemerintah kinimenempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan PSN agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomirakyat.Di Nabire, dampak PSN mulai terlihat dari tumbuhnya sektor usaha produktif masyarakat, khususnya pada bidang peternakan dan ketahanan pangan. Program pemerintah yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal berhasil membuka peluang usaha baru bagimasyarakat asli Papua. Kondisi tersebut menjadi perkembangan penting karena masyarakatkini semakin terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi produktif yang berkelanjutan.Pelaku UMKM peternak ayam petelur, Kuryana Ramande, menjadi salah satu contohbagaimana PSN mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat Papua. Usaha yang dijalankan sejak membantu keluarga pada 2022 hingga berkembang secaramandiri pada 2024 memperlihatkan adanya perubahan pola pikir masyarakat untuk lebihberani membangun usaha sendiri.Pada awal menjalankan usaha, masih terdapat keraguan terhadap kemampuan masyarakat asliPapua dalam mengelola usaha peternakan modern. Namun melalui dukungan program pemerintah dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, usaha tersebut berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.Usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan kini tidak hanya menjadi sumber pendapatankeluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Sejumlah wargaasli Papua ikut bekerja dalam pengelolaan peternakan, distribusi telur, hingga kegiatan usahalainnya yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah tersebut.PSN juga semakin diperkuat melalui program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah....
- Advertisement -

Baca berita yang ini