Tagar ‘Respect Selena Gomez’ Menggema, Ada Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Solois Amerika Serikat, Selena Gomez tengah jadi perbincangan hangat. Pasalnya, pelantun ‘Love You Like a Love Song’ ini mendapat perlakuan tak mengenakan berkaitan tentang kesehatan dirinya.

Bermula dari sebuah acara serial Saved by the Bell yang tayang lewat layanan streaming Peacock. Dilansir dari Variety, Minggu, 29 November 2020 dalam acara tersebut terdapat adegan yang menjadikan transplantasi ginjal yang dialami Selena Gomez sebagai bahan candaan.

“Saya tahu fakta bahwa pendonor ginjal Selena Gomez adalah ibu Justin Bieber. Saya harap saya punya telepon sehingga saya bisa membuktikannya,” kata salah seorang dari mereka yang hadir di acara tersebut.

“Kamu bodoh? Itu ginjal Demi Lovato. Mereka bersahabat, seperti kamu dan aku,” ucap yang lainnya.

Sontak hal itu membuat para penggemar Gomez marah besar. Mereka tak terima jika permasalahan kesehatan Gomez jadi bahan guyonan. Bahkan, para penggemar pun menyadari bahwa ada tulisan grafiti di acara tersebut bertuliskan, “Apakah Selena Gomez punya ginjal?”.

Para fans Gomez pun ramai-ramai memberi dukungan untuk idolanya. Tagar ‘Respect Selena Gomez’ pun menggema di Twitter.

Selena Gomez memiliki riwayat penyakit lupus setahun setelah menerima transplantasi ginjal. Pada saat itu, Gomez sempat hiatus dari sosial media untuk menenangkan mental dan memulihkan kesehatannya.

Gomez belum memberikan keterangan atau respons apapun terkait peristiwa ini. Namun, pihak streaming Peacock dan acara tersebut meminta maaf yang sebesar-besarnya atas perkataan yang menyinggung sejumlah pihak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini