Sweet Banget! Yeri Red Velvet & Hongseok Pentagon Pamer Kedekatan di ‘Blue Birthday’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Tim produksi web drama ‘Blue Birthday’ telah meluncurkan poster teaser film manis yang menampilkan Yeri Red Velvet dan Hongseok PENTAGON. Drama ini akan tayang perdana pada 23 Juli mendatang.

“Blue Birthday” adalah film thriller roman fantasi baru yang diproduksi oleh Playlist, studio di balik web drama populer seperti “A-TEEN” dan “Love Playlist”.

Yeri Red Velvet berperan sebagai Oh Ha Rin, seorang wanita berusia 28 tahun yang cinta pertamanya meninggal pada ulang tahunnya yang ke 18, 10 tahun yang lalu. Pada hari itu, dia telah memutuskan untuk mengakui perasaannya terhadap temannya Ji Seo Jun (diperankan oleh Hongseok PENTAGON), tetapi dia terkejut dan ngeri, dia mengambil nyawanya sendiri.

Satu dekade setelah insiden tragis itu, Oh Ha Rin tersandung pada foto-foto misterius yang ditinggalkan Ji Seo Jun—dan akhirnya mengunjungi kembali masa lalu.

Poster baru menunjukkan persahabatan yang hangat dan menggetarkan hati antara Oh Ha Rin dan Ji Seo Jun ketika mereka masih siswa sekolah menengah yang penuh harapan.

Poster tersebut juga menunjukkan pentingnya “foto” dalam drama, karena baik Ha Rin dan Seo Jun saling berfoto dengan kamera film serta berpose untuk pemotretan mereka. Slogan poster itu berbunyi, “Jika saya kembali 10 tahun, dapatkah saya menyelamatkan Anda?”

Dalam poster film di bawah ini, Ha Rin dan Seo Joon menampilkan persahabatan mereka dengan serangkaian foto ceria dan ceria. Namun, Seo Joon, yang tersenyum dengan Ha Rin.

Di potongan kedua hingga terakhir, ia tiba-tiba menghilang meninggalkan Ha Rin sendirian dan bingung di potongan terakhir.

Sementara itu, ‘Blue Birthday’ yang dibintangi oleh Yeri dan Hongseok akan tayang melalui Naver TV terlebih dahulu, mulai 23 Juli pukul 19.00 KST atau 17.00 WIB. Serial ini juga akan tersedia melalui YouTube mulai 6 Agustus 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini