Subhanallah, Raffi Ahmad Jumpa Imam Besar Masjid Hagia Sophia

Baca Juga

MATA INDONESIA, ISTANBUL – Raffi Ahmad menjadi salah satu orang yang beruntung karena bisa bertemu langsung imam besar Masjid Hagia Sophia, Ferruh Musteur.

Raffi dan Nagita Slavina berada di Turki untuk mendampingi tim RANS Cilegon FC yang menjalani pemusatan latihan dan uji coba bersama dua klub setempat.

Dalam kunjungannya, Raffi menyempatkan ibadah ke Hagia Sophia yang kembali difungsikan sebagai masjid oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Tak sekadar ibadah, Raffi beruntung bisa bertemu langsung imam besar Ferruh Musteur. Keduanya berpose bersama dan diunggah ke akun Instagram pribadinya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Raffi Ahmad and Nagita Slavina (@raffinagita1717)

 

“Alhamdulillah Bisa Bertemu, Berdoa bersama Salah Satu Imam Besar Turkey yang berada di Hagia Sophia Mosque dan sekarang untuk Umat Islam bisa Beribadah Solat di Hagia Sophia,” tulis Raffi.

Unggahan Raffi mendapat beragam respons dari netizen termasuk para selebritas yang menyebut ayah dari Rafathar itu sangat beruntung.

“Mantab Broo,” tulis Darius Sinathrya.

“Kereeen maliiih,” tulis Arie Untung.

“salam buat imam nya a,” tulis Ammarzoni.

“Bahagia dunia dan akhirat ya sayang ku raffi dan Nagita,” tulis Asri Welas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini