Sri Mulyani dan Retno Marsudi Memang Sahabat Sejati, Salat Ied pun Barengan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi adalah sahabat sejati, sampai-sampai Salat Idul Fitri 1443 Hijriah saja mereka berbarengan.

Kedekatan hubungan itu, ditampilkan Sri Mulyani dalam unggahan foto di akun instagramnya yang dilihat Selasa 3 Mei 2022.

“Pagi ini, Sholat Ied bersama sahabat saya Menlu @retno_marsudi di Mesjid Salahuddin di komplek Ditektorat Jendral Pajak Pusat,” ujar Sri Mulyani.

Menteri Keuangan terbaik se-Asia Pasifik itu pun mengutip inti dari khotbah Salat Idul Fitri yang masih menjadi rangkaian salat itu.

Pesan yang diresapinya dari khotbah itu adalah upaya terus menjaga esensi ibadah puasa sepanjang tahun

Selain itu, berusaha terus menahan diri, konsisten Istiqomah menjalankan ibadah sholat termasuk sholat malam dan tahajud, puasa Senin Kamis.

Hal tersebut menurut pengkhotbah itu akan menjaga Iman, Islam dan sikap Ihsan kita.

Kadar keimanan dan keIslaman seseorang mampu membentuk setiap orang selalu sadar atas kehadiran Allah dalam hidupnya.

Hal itu, membuat menjadi tawadu (rendah hati) dan tawakal (berserah diri – damai dan yakin kita selalu dijaga dan dipelihara serta dilindungi oleh sang Pencipta dalam setiap langkah.

Khotbah yang baik, berisi pesan dan bekal yang tepat menghadapi tugas dan tantangan kedepan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjawab Tantangan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Nayla Khairunnisa )*Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahdalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Di tengahmasih adanya kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang mampumemperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian nasional adalahpengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penggerakekonomi kerakyatan.Koperasi Desa Merah Putih hadir dengan tujuan yang lebih luasdibandingkan fungsi koperasi konvensional. Program ini dirancang untukmenjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampumenghubungkan potensi desa dengan berbagai peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pengembangan sumber daya lokal. Pemerintah memandang penguatan ekonomi desa sebagai fondasipenting bagi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan. Ketika masyarakat desa memiliki akses yang lebih baik terhadap kegiatanekonomi produktif, maka kesejahteraan akan meningkat dan ketimpanganpembangunan dapat dikurangi secara bertahap. Karena itu, pembangunan koperasi ditempatkan sebagai bagian dari strategi besarmemperkuat perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.Komitmen pemerintah dalam menjalankan program ini terlihat dari upayapembenahan tata kelola yang terus dilakukan. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran, efektif, efisien, dan mampu memberikan manfaatyang optimal bagi masyarakat.Gibran juga menilai bahwa tata kelola yang baik menjadi faktor pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Selain memperkuat akuntabilitas, langkah tersebut diyakini dapat meningkatkankepercayaan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional. Denganpengelolaan yang semakin baik, program pembangunan desa diharapkanmampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.Kehadiran Koperasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini