Song Seung Heon Diincar Gabung di Drama “Voice” Season 4

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Buat pecinta drama Korea Selatan, khususnya genre thriller, siapa nih yang penasaran dengan “Voice” season 4. Di season terbaru ini memang pemeran pria akan diperankan oleh aktor yang berbeda dari sebelumnya.

Pada Rabu 11 November 2020, kabar casting sosok pemeran utama pria dari drama saluran TV OCN ini akhirnya muncul ke permukaan. Media setempat melaporkan jika Song Seung Heon ditawari membintangi “Voice” season 4.

Kabar ini langsung ditanggapi oleh agensi Song Seung Hoon, Starship Entertainment. Pihaknya yang menyatakan sang aktor masih tahap mempertimbangkan.

“Song Seung Heon memang telah mendapat tawaran casting untuk peran utama dalam drama OCN ‘Voice 4’ dan dia saat ini sedang meninjaunya,” ungkap perwakilan Starship Entertainment.

Jika setuju, “Voice” season 4 akan jadi drama kedua Song Seung Heon di OCN. Sebelumnya, ia menjadi bagian dalam “The Player” pada 2018 silam.

Diketahui, “Voice” mengisahkan tentang pusat panggilan darurat dan para petugas yang berusaha melawan kejahatan menggunakan informasi terbatas dari panggilan darurat yang mereka terima. Di 3 season sebelumnya, Lee Ha Na selalu didapuk menjadi pemeran utama.

Sementara itu, pemeran utama prianya berganti-ganti. Ada aktor Jang Hyuk di season pertama dan Lee Jin Wook pada season 2 dan 3.

Sementara itu, “Voice” season 4 kabarnya akan disiarkan pada Juni 2021 mendatang. Perwakilan OCN sempat menyatakan, “Season baru dari drama ‘Voice’ dijadwalkan tayang tahun depan. Detail konkretnya belum diputuskan.”

Siapa nih yang makin penasaran dengan season terbaru “Voice” ini?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini