Soal dan Jawaban Materi Penjumlahan Dua Angka 1-3 SD di TVRI 24 September 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Memecahkan Masalah Penjumlahan Dua Angka’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Kamis, 24 September 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1.Tentukan hasil penjumlahan berikut ini!
a. 10 + 20 + 5 + 4 = ….
b. 2 puluhan + 3 puluhan + 6 satuan + 1 satuan = ….

a. 10 + 20 + 5 + 4 = 39
b. 2 puluhan + 3 puluhan + 6 satuan + 1 satuan = 57

2. Pertanyaan untuk Kelas 2 dan 3 Tentukan hasil penjumlahan berikut ini!
a. 16 + 407 = ….
b. 245 + 370 = ….

a. 16 + 407 = 423
b. 245 + 370 = 615

3. Pertanyaan untuk Kelas 2 dan 3 Lengkapi dan tentukan hasil penjumlahan berikut ini!
a. 52 + 74 = … + 76
b. 36 + 254 =
( 30 + … ) + 254 =
30 + ( … + 254 ) =
30 + … = ….

a. 52 + 74 = 50 + 76
b. 36 + 254 =
= (30 + 6) + 254
= 30 + (6 + 254)
= 30 + 260 = 290

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini