Soal dan Jawaban Materi Bangun Datar & Pola Bangun Datar 1-3 SD di TVRI 24 November 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Bangun Datar & Pola Bangun Datar’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Selasa, 24 November 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Tuliskan 4 bangun datar yang termasuk bangun datar segi empat!
a. ….
b. ….
c. ….
d. ….

Jawaban :
a. Belah Ketupat
b. Layang-layang
c. Jajar Genjang
d. Trapesium

2. Buatlah pola bangun datar sesuai keinginanmu!

3. Seorang petani memanen jagung. Setelah dihitung, jagung yang dipanen jumlahnya 1.600 buah. Sebanyak 125 di antaranya kering dan busuk. Berapa buah jagung yang kualitasnya baik?
Diketahui:
Jumlah jagung yang dipanen = 1.600 buah
Jagung kering dan busuk = 125 buah

Ditanyakan:
Jagung yang kualitasnya baik?

Penyelesaian:

Perhitungannya Jagung Kualitas Baik
1.600
125
——- –
1.475

Jadi jumlah jagung kualitas baik adalah 1.475 buah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini