Simak Formasi dan Syarat Daftar CPNS Polri 2021 Buat Lulusan D-III

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi para lulusan D-III, Polri tengah membuka lowongan bagi lulusan D-III. Berikut ini info seputar formasi hingga syarat CPNS Polri 2021. Memang jadwal pembukaannya belum pasti, namun tak ada salahnya bagi kamu untuk mempersiapkan diri. Berikut informasi selengkapnya :

Formasi CPNS Polri 2021
Formasi CPNS adalah jalur yang disediakan oleh kementrian dan dibuka bagi calon peserta untuk menjadi pegawai negeri sipil. Ada beberapa formasi yang dibuka pada tes CPNS Polri yaitu :

1. S1 profesi dokter umum
2. S1 dokter gigi
3. S1 apoteker
4. D-III keperawatan
5. D-III farmasi
6. D-III kebidanan
7. D-III analisis Kesehatan
8. D-III computer
9. D-III teknologi informatika khusus penyandang disabilitas

Persyaratan CPNS Polri
Adapun beberapa persyaratan yang harus anda penuhi untuk dapat mengikuti tes CPNS Polri 2021, berikut adalah persyaratannya:

1. Penduduk Asli Indonesia
2. Bersih dari Catatan Kriminal
3. Tidak Memiliki Catatan Buruk pada Pekerjaan
4. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun
5. Memiliki postur badan minimal 157 cm bagi pria dan 150 cm bagi wanita
6. Bagi pendaftar calon perawat memiliki minimal Pendidikan minimal D3 dan sudah tersertifikasi secara kompetensi seperti BCLS dan BTLS
7. Sudah mendapatkan surat penyetaraan yang disetujui dan dikeluarkan secara resmi oleh DIrjen Dikti bagi calon lulusan perguruan tinggi yang ada di luar negeri, dengan syarat IPK minimal 2,75 untuk lulusan D-III, 3,00 untuk S1 dan 3,20 untuk lulusan S2
8. Tidak terdaftar dalam organisasi-organisasi yang dilarang di Indonesia
9. Tidak sedang menjabat sebagai PNS, TNI maupun Polri

Dokumen Wajib Pendaftaran CPNS Polri 2021
Di bawah adalah beberapa dokumen yang harus anda siapkan ketika akan mendaftarkan diri anda pada CPNS Polri 2021:

1. Kartu Tanda Penduduk Asli (KTP)
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Pas Foto 4×6
4. Swafoto (Selfie)
5. Ijazah Asli
6. Transkrip Nilai Asli
7. Surat Lamaran CPNS Polri
8. Surat Pernyataan CPNS Polri

Tahapan Seleksi CPNS Polri 2021
1. Pendaftaran Online CPNS di portal SSCN BKN
2. Seleksi Administrasi CPNS Polri
3. Verifikasi Berkas Asli CPNS Polri
4. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT)
5. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
6. Integrasi nilai SKD dengan SKB CPNS Polri
7. Pengumuman Kelulusan Akhir CPNS Polri
8. Pemberkasan dan penetapan NIP CPNS baru Polri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Disiplin Operasional Demi Integritas MBG

Oleh : Rivka Mayangsari*) Komitmen negara dalam membangun generasi sehat dan unggul tidak hanya diwujudkan melaluikebijakan besar, tetapi juga melalui disiplin operasional di lapangan. Inilah yang kini ditegaskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penguatanpengawasan dan penegakan aturan menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap proses berjalan sesuaistandar, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anak-anak Indonesia sebagai penerima manfaatutama. Salah satu fokus utama BGN adalah penegakan disiplin penggunaan mobil operasional Satuan PelayananPemenuhan Gizi (SPPG). Kendaraan tersebut secara tegas dilarang digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti berbelanja atau urusan lain di luar distribusi MBG. Mobil operasional merupakan bagian vital darirantai distribusi makanan bergizi. Penyimpangan sekecil apa pun berpotensi mengganggu efektivitas dan kredibilitas program. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, dalam Rapat Koordinasi bersama Kepala SPPG, PengawasKeuangan, dan Pengawas Gizi se-Solo Raya, menegaskan pentingnya penggunaan kendaraan sesuaiperuntukannya. Ketegasan BGN bukan sekadar imbauan administratif. Nanik yang juga membidangiKomunikasi Publik dan Investigasi menegaskan sanksi tegas bagi Kepala SPPG yang terbukti melanggaraturan. Ancaman sanksi ini mencerminkan keseriusan BGN dalam menjaga marwah program strategisnasional. MBG bukan sekadar distribusi makanan, melainkan investasi negara terhadap kualitas sumberdaya manusia. Karena itu, integritas pelaksanaannya tidak boleh ditawar. BGN juga menekankan pentingnya independensi Kepala SPPG. Mereka diminta menolak tegas jika adamitra atau pemasok yang mencoba memanfaatkan kendaraan operasional untuk kepentingan di luardistribusi MBG. BGN menegaskan bahwa pemasok wajib menyediakan kendaraan sendiri untukmengangkut bahan pangan ke dapur SPPG. Ketegasan ini bertujuan menghindari konflik kepentingan dan memastikan tidak ada celah penyimpangan dalam rantai logistik. Dengan menjaga independensi, Kepala SPPG dapat fokus pada misi utama: memastikan makanan bergizisampai tepat waktu dan dalam kondisi aman kepada anak-anak penerima manfaat. Disiplin operasionalbukan sekadar soal aturan teknis, tetapi bagian dari etika pelayanan publik yang mengutamakankepentingan masyarakat. Selain kendaraan operasional, BGN memberi perhatian besar pada pengawasan bahan baku pangan. Proses penerimaan bahan baku di dapur SPPG dinilai sebagai titik krusial dalam menjaga keamananpangan. Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini