Serunya Kompetisi Downhill Teras CAF 2021, Jadi Obat Rindu Para Riders

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Keseruan kompetisi downhill TERAS CAF 1st Series telah dimulai. Acara yang dilatar belakangi dari kerinduan para hobi pesepeda gunung ini digelar pada 2 dan 3 Oktober 2021 di Cikole, Bandung, Jawa Barat.

Suasana dingin Cikole beserta cerahnya matahari membuat  track downhill kali ini semakin menantang. Para atlet pun mulai mempersiapkan sepeda mereka untuk bertarung di lapangan.

Sementara itu, kompetisi yang ditetapkan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISI) ini terdapat 14 kelas yang dilombakan, mulai dari pra youth, penghobi dewasa hingga atlet profesional.

Dilihat dari pantauan tim Mata Indonesia News, para atlet begitu antusias mengikuti kompetisi ini. Meski track yang dilalui tak mudah dan sempat ada yang jatuh, semangat para peserta tetap membara.

Mulai dari pria dewasa, anak-anak, hingga wanita seolah tak gentar dengan licinnya arena. Bagi mereka, ini adalah obat rindu para riders yang telah lama tak mengikuti kompetisi sejak pandemi Covid-19.

Kompetisi downhill Teras CAF 2021 ini juga tak luput dari protokol kesehatan yang ketat. Para atlet diwajibkan vaksin Covid-19 minimal satu dosis dan melakukan swab Antigen di lokasi yang dilakukan oleh pihak EBDC.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini