MU Gagal Menang, Solskjaer Nggak Nyesel Istirahatkan Ronaldo

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United gagal menang lawan Everton. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengaku nggak menyesal mencadangkan Cristiano Ronaldo.

Bermain di Old Trafford, Sabtu 2 September 2021, MU ditahan imbang Everton 1-1. Unggul lebih dulu melalui gol Anthony Martial, tim tamu menyamakan skor berkat gol Andros Townsend.

Di laga ini, Solskjaer memilih memainkan Edinson Cavani ketimbang Ronaldo. Di sisi sayap, posisi Jadon Sancho digantikan Martial.

Di babak kedua, Solskjaer memasukkan Sancho dan Ronaldo menggantikan Martial dan Cavani. Alih-alih menang, justru gawang MU kebobolan.

“Saya tidak menyesal mengistirahatkan Ronaldo. Anda membuat keputusan untuk musim yang sangat panjang. Anda harus bisa mengatur para pemain agar tidak kelelahan dan keputusan ini sudah tepat,” ujarnya, dikutip dari Sky Sports, Minggu 3 Oktober 2021.

“Martial tampil bagus, dia mencetak gol. Cavani membutuhkan menit bermain dan harusnya bisa mencetak satu gol. Kami harus membuat keputusan seperti ini,” katanya.

Dengan hasil imbang ini, MU berada di peringkat tiga klasemen dengan mengemas 14 poin dari tujuh pertandingan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini