Sempat Ngeluh Gak Laku-laku, Dinar Candy Akhirnya Nikah Tapi Sosok Suami ‘Berbulu’ Dinyinyirin Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sempat sedih karena tak kunjung menikah di usianya yang sudah 27 tahun, DJ Dinar Candy akhirnya mengumumkan pernikahannya.

Kabar tersebut dibagikan Dinar di akun Instagramnya. Dalam postingannya, DJ bernama asli Dinar Miswari itu mengunggah video dirinya saat di pelaminan dengan pasangan.

Dinar tampil cantik dengan busana pengantin bernuansa emas, ditambah hijab dan full make up. Tamu pun tampak satu per satu menyalami Dinar untuk memberikan selamat.

“Alhamdullilah laku juga doa kan ya langgeng,” tulis DInar di caption, dikutip Rabu, 1 Juli 2020.

Netizen awalnya percaya dengan gelaran pernikahan Dinar tersebut. Namun begitu melihat sosok suaminya, netizen sadar jika itu hanyalah semacam prank yang dibuat Dinar.

Sosok suaminya ternyata hanya sebuah boneka beruang yang berukuran cukup besar. Video tersebut rupanya sengaja dibuat Dinar untuk menge-prank para followers.

Alhasil postingan video itu pun dibanjiri komentar netizen. Bahkan tak sedikit yang akhirnya nyinyir terhadap aksi Dinar.

“Semoga samawa ya bebebs ke haluan yang haqiqi,” tulis @marvel_datau.

“Haluuu,” komentar @dae3761.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini