Sederet Cara Ini Bisa Bikin Sepatu Putihmu Gak Kuning Gaes!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa yang hobi memakai sepatu putih? Biasanya sepatu putih merupakan salah satu jenis alas kaki yang hampir dimiliki semua orang ya.

Warnanya yang simple membuat sepatu putih mudah di padupadankan dengan outfit apapun. Ini juga menjadi alasan mengapa banyak orang menyukai sepatu berwarna putih.

Sayangnya, meski warnanya polos dan simple, terkadang merawat sepatu putih tidak sesederhana itu. Jika salah mencucinya, bisa-bisa sneaker putihmu berubah jadi kekuningan.

Itulah mengapa kamu harus menggunakan berbagai teknik yang efektif untuk menjaga sepatu putihmu tetap bersih seperti baru.

Dikutip dari Bright Side pada Selasa 29 September 2020, ini 4 cara untuk merawat sepatu putih biar gak kuning.

  1. Garam dan Susu

Ketika sepatu putih mulai kekuningan, sudah saatnya kamu membersihkannya secara menyeluruh. Namun, perlu cara khusus agar warnanya kembali seperti semula, yaitu menggunakan garam dan susu.

Caranya, kamu perlu mencampur setengah cangkir garam kasar dengan satu liter susu di dalam mangkuk besar. Lalu, rendam sneaker dalam campuran pemutih ini minimal selama tiga jam agar efeknya sesuai dengan yang diinginkan. 

Setelah itu, kamu bisa menggosoknya dengan sikat untuk menghilangkan noda yang masih menempel. Kemudian, bilas dengan air sabun yang banyak dan biarkan mengering di udara terbuka. Hati-hati jangan sampai meninggalkan bekas susu di sepatu kamu setelahnya ya!

2. Soda Kue dan Cuka

Bahan selanjutnya yang bisa kamu gunakan untuk mengembalikan warna putih dari sepatumu ialah soda kue dan cuka. Caranya, campurkan satu sendok makan cuka putih, dengan satu sendok makan soda kue, dan satu sendok makan air panas dalam mangkuk. 

Setelah teksturnya berubah seperti pasta, aplikasikan pada sepatumu menggunakan kuas atau sikat gigi bekas. Gosok sol dan kain dengan lembut. 

Biarkan pasta itu meresap setidaknya selama tiga atau empat jam di bawah sinar matahari, lalu buang sisa pasta soda kue dengan menepukkan kedua sepatu.

3. Pasta Gigi

Nah, buat kamu yang lagi buru-buru dan mengingnkan hasil instan untuk sneaker putihmu, cobalah menggunakan pasta gigi pemutih. Caranya juga mudah banget kok.

Gunakan sikat gigi bekas, lalu berikan pasta gigi pemutih pada sepatumu. Gosok permukaan sepatu yang terkena noda hingga warnanya kembali putih. 

Jangan lupa untuk membersihkan kotoran yang terdapat di pinggiran sol. Biarkan pasta gigi tersebut bertahan selama sekitar 15 menit lalu hapus menggunakan kain basah ya.

4. Air Lemon

Satu lagi cara mudah untuk mengembalikan warna putih dari sepatu kamu ialah menggunakan air perasan jeruk lemon. Perasan air lemon terkenal dengan khasiatnya untuk menghilangkan noda dan bau tak sedap di rumah. 

Ini juga merupakan pilihan yang baik untuk digunakan memutihkan sepatu yang telah berubah warna menjadi kekuningan atau terkena noda. Untuk melakukan ini, kamu hanya perlu memotong lemon atau jeruk nipis menjadi dua. 

Campur tiga bagian air, untuk satu bagian air jeruk lemon tersebut. Lalu, cukup gosok campuran tersebut untuk menghilangkan noda atau warna kekuningan pada sepatumu. Nah, kamu perlu menggosoknya dengan kuat agar sepatumu bisa kembali putih dan bersih ya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Relaksasi SLIK dan Perluasan Akses Rumah Subsidi

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Relaksasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi salah satu langkahstrategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan, khususnya rumah subsidi. Kebijakan ini hadir di tengah kebutuhan hunian yang terusmeningkat, sementara sebagian masyarakat masih terkendala oleh catatan kredityang tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan finansial mereka saat ini.Dalam konteks tersebut, relaksasi SLIK tidak hanya dilihat sebagai kebijakan teknisdi sektor keuangan, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk mendorong inklusiperumahan. Akses terhadap rumah layak menjadi bagian dari upaya pemerataankesejahteraan yang membutuhkan intervensi kebijakan yang adaptif dan responsif.Kebijakan terbaru memungkinkan masyarakat dengan tunggakan kredit di bawah Rp1 juta tetap dapat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Langkah ini memberikan ruang bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang sebelumnya terhambat oleh catatan kredit minor untuk tetap memiliki kesempatanmemperoleh hunian.Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riilmasyarakat. Ia menilai bahwa banyak calon debitur sebenarnya memilikikemampuan membayar, tetapi terkendala oleh catatan administratif yang relatif kecil.Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma dalam penilaian kelayakankredit, dari yang semata-mata berbasis riwayat menjadi lebih mempertimbangkankondisi aktual. Dengan demikian, kebijakan ini berpotensi membuka akses yang lebih luas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap menegaskan pentingnyamanajemen risiko dalam implementasi kebijakan ini. Relaksasi yang diberikan bukanberarti menghilangkan prinsip selektivitas, melainkan memberikan fleksibilitas dalambatas yang terukur.Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwarelaksasi ini tetap mempertimbangkan kualitas kredit secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut dirancang agar tetap menjaga stabilitassektor keuangan sekaligus mendorong inklusi pembiayaan.Dengan kata lain, kebijakan ini mencoba menyeimbangkan antara perluasan aksesdan mitigasi risiko. Hal ini penting agar peningkatan penyaluran KPR subsidi tidakmenimbulkan potensi kredit bermasalah di kemudian hari.Dari perspektif industri, kebijakan ini disambut positif oleh para pengembangproperti. Relaksasi SLIK dinilai dapat meningkatkan daya serap pasar, khususnya di segmen rumah subsidi yang selama ini menghadapi kendala akses pembiayaan.Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI),...
- Advertisement -

Baca berita yang ini