Sana TWICE Dikarantina di Jepang Karena Positif Covid-19 Usai Gelar Konser di Tokyo Dome

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini Sana TWICE dikabarkan positif Covid-19. Sana harus tetap tinggal di Jepang untuk dikarantina, sedangkan member lainnya kembali ke Korea.

Mengutip dari Soompi, pihak agensi mengumumkan kabar ini secara resmi pada 26 April 2022 malam waktu setempat. Pihak agensi TWICE, JYP Entertainment, mengatakan bahwa semua member girl group itu menjalani tes PCR untuk keberangkatan mereka ke Seoul.

Hasil tes dari delapan anggota lainnya negatif, sedangkan Sana dinyatakan positif. Sehingga ia harus tetap tinggal di Jepang untuk dikarantina.

Saat itu mereka telah menggelar konser bersejarah mereka di Tokyo Dome.

Sana diketahui telah menerima dosis ketiga vaksin Covid-19. Kini ia tengah dikarantina dan dalam pemulihan mengikuti protokol kesehatan setempat.

Sementara itu, TWICE kini dijadwalkan akan mengadakan konser stadion pertama mereka di Los Angeles pada 14 dan 15 Mei 2022 sebagai encore untuk tur dunia mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini