Panas! Megan Fox Pose Bugil di Cover Majalah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktris Hollywood, Megan Fox berpose bugil di cover Majalah GQ Style. Dia tampil berdua sang kekasih, Machine Gun Kelly.

Megan tampil topless sambil memegang pistol yang diarahkan ke alat kelamin Machine Gun Kelly. Sementara sang kekasih memakai coat panjang dengan rokok di mulutnya.

Setelah selesai berpose, Megan bercerita bahwa dia menderita dismorfia tubuh, kelainan yang membuat orang menghabiskan banyak waktu untuk fokus pada penampilan fisik mereka untuk menunjukkan kekurangannya.

Megan tak ragu mengungkapkan soal kesehatan mental yang dialaminya. Dia mengaku sering merasakan insecure atau rasa tidak percaya diri pada diri sendiri karena penampilannya.

“Ya, saya menderita dismorfia tubuh. Saya merasakan rasa tidak aman yang sangat mendalam,” ujar Megan, dikutip dari People, Jumat 15 Oktober 2021.

“Kita mungkin melihat seseorang dan berpikir, ‘Orang itu sangat cantik. Hidup mereka pasti sangat mudah’. Mereka kemungkinan besar tidak merasa seperti itu tentang diri mereka sendiri,” katanya.

Dismorfia tubuh digambarkan sebagai gangguan kesehatan mental dimana seseorang tidak dapat berhenti memikirkan tentang cacat atau cacat yang dirasakan dalam penampilan mereka. Gangguan tersebut dapat menyebabkan kecemasan dan kesusahan, sehingga sulit untuk berfungsi dalam situasi sosial dan kehidupan sehari-hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini