Paling Populer di Sosmed, Ini 8 Tempat Wisata Terhits di Indonesia Sepanjang 2019

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Liburan akhir tahun tentunya menjadi hal yang paling dinantikan oleh semua orang. Menjelang akhir tahun ini, sebuah perusahaan media intelligence, Isentia melakukan semacam riset mengenai pariwisata Indonesia. Hasilnya, mereka menangkap perbincangan terkait pariwisata dan liburan akhir tahun sebanyak 139,438 buzz di media sosial dalam satu bulan terakhir, terhitung dari 1 Oktober hingga 8 November 2019.

“Berdasarkan volume perbincangan ini, kami melihat bahwa masyarakat sangat antusias membicarakan liburan dan tempat destinasi yang ingin dituju menjelang libur akhir tahun yang datang sebentar lagi,” jelas Rendy Ezra, Insights Manager dari Isentia Indonesia, Rabu, 13 November 2019.

Untuk liburan akhir tahun sendiri, Isentia menemukan Jogja sebagai kota yang paling banyak diperbincangkan, yaitu sebanyak 40.988 buzz, diikuti dengan Bali 37.797 buzz. Selanjutnya ada Jawa Timur dengan 20.146 buzz, Jawa Tengah 16.143 buzz, Sumatera Utara 6.558 buzz, Sulawesi Tenggara 4.661 buzz, Sulawesi Selatan 3.996 buzz, serta Papua Barat dalam 9.149 buzz perbincangan medsos.

Selain itu, ada pula tiga destinasi paling hits diperbincangkan, yaitu Raja Ampat sebanyak 6.172 buzz, serta Lombok dan Candi Borobudur, masing-masing sebesar 4,387 buzz dan 1.647 buzz.

Berkaitan dengan liburan itu sendiri, netizen turut membicarakan transportasi yang hendak dipakai berlibur. Mobil menjadi transportasi yang paling banyak diperbincangkan dalam 334.295 buzz, karena dianggap praktis untuk dipakai bepergian dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa harus sibuk mengurusi transportasi tambahan.

Pesawat menjadi transportasi berikutnya yang paling banyak diperbincangkan netizen, yakni sebanyak 27.412 buzz. Netizen berpendapat bahwa bepergian dengan pesawat paling mudah dan paling cepat untuk sampai, namun sangat disayangkan jika belum membeli tiket dari jauh-jauh hari karena harga akan sangat melonjak tinggi.

Yang juga menjadi pilihan netizen adalah Bus, sebanyak 17.716 buzz, karena harga tiketnya yang jauh lebih murah, meski tergolong sulit untuk membawa banyak barang.

Di samping itu, di era digital ini, berwisata tentunya tidak lepas dari bantuan gadget dan aplikasi travel. Traveloka menjadi aplikasi yang paling diperbincangkan,sebanyak 133.694 buzz. Disusul Tiket.com 290 buzz, TripAdvisor 217 buzz, serta Pegi-Pegi dengan 116 buzz.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini