Oppo Sematkan Fitur Pemantau untuk Cegah Anak Unduh Konten Dewasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kabar gembira bagi para orang tua. Produsen ponsel Oppo menyematkan dua fitur untuk memantau aktivitas anak saat bermain gadget. Dua fitur itu bernama Kid Space dan Parental Controls dan tersedia pada ponsel Oppo A92.

“Dengan tersebut, orangtua pun bisa mengendalikan penggunaan smartphone dan mengarahkan anak-anak untuk tetap bijak dalam menggunakan perangkat digitalnya,” ujar Oppo Indonesia dalam keterangan resminya, Sabtu 27 Juni 2020.

Dengan fitur ini, para orang tua bisa menentukan aplikasi yang boleh diakses oleh anak dan durasi penggunaan yang dapat diatur mulai dari 15 menit, 30 menit dan seterusnya.

Jika sudah terpasang, mode Kid Space tidak akan menampilkan aplikasi-aplikasi lain yang ada di smartphone kecuali yang sudah dipilih oleh orang tua.

Selain itu, Kid Space juga memiliki fitur untuk mencegah anak melakukan pembelian items dari game atau aplikasi yang mereka mainkan dan juga membatasi penggunaan kuota internet. Hal ini juga dapat mencegah anak-anak untuk tidak mengunduh konten atau game-game dewasa.

Sementara fitur Parental Controls berguna untuk memonitor penggunaan smartphone secara terpisah jika anak memiliki ponsel pintar sendiri. Jadi, para orang tua bisa memantau aktivitas dalam menggunakan gawainya dari perangkat yang terpisah.

Cara ini bisa dilakukan dengan mengunduh aplikasi Family Link dari Google Play Store. Lewat aplikasi Google Family Link ini, orangtua dapat memantau dan membatasi aplikasi-aplikasi yang boleh diunduh oleh anak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini