Nino ‘RAN’ Positif Covid-19, Deretan Musisi Beri Semangat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar tak sedap datang dari salah satu personel RAN, Anindyo Baskoro atau Nino. Pria 30 tahun ini dinyatakan positif Covid-19.

Kabar tersebut dikonfirmasi Nino di akun Instagramnya, @ninokayam. Lewat postingannya, mantan kekasih Pevita Pearce ini memperlihatkan potret dirinya yang menggunakan masker.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Anindyo Baskoro (@ninokayam)

“Harusnya bakal ada kegiatan seru minggu ini, tapi apa daya kena Covid jugaaa, mohon doanya agar cepat sembuh,” tulis Nino, Rabu 16 Juni 2021.

Ini merupakan hari ke-4 Nino terpapar Covid-19. Ia juga mengaku tengah mengaku isolasi mandiri.

Kabar positifnya Nino menambah deretan musisi yang terpapar Covid-19. Sebelumnya, solois Bunga Citra Lestari juga dinyatakan positif virus corona.

Unggahan Nino pun menuai banyak komentar dari netizen dan juga rekan selebritis. Para musisi lainnya pun ramai memberi semangat dan ucapan lekas sembuh untuk Nino.

“Speedy recovery noo,” tulis Gamaliel.

“Cepat sehat no,” kata Diskopantera.

“Segera cepat sehat dan pulih ya,” kata Tika Panggabean.

“Cepat sembuh pak!,” tulis Sheryl Sheinafia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini