Ini Alasan Anji Pakai Narkoba Jenis Ganja

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Musisi Anji ditangkap polisi karena kasus narkoba. Pihak berwajib membeberkan alasan mantan vokalis band ‘Drive’ itu memakai ganja.

Polisi mengamankan Anji dan barang bukti di sebuah studio musik kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Saat ditangkap, mantan kekasih Sheila Marcia itu seorang diri.

Polisi menemukan 30 gram ganja dan barang bukti lainnya. Menurut pihak kepolisian, Anji memakai narkoba sejak September 2020.

“Jadi rekan-rekan sekalian, menurut pengakuan yang bersangkutan sejak Septemper 2020 menggunakan ganja ini digunakan untuk bisa rileks, produktif mungkin dari hal-hal yang sehari-hari dilakukan sebagai seniman,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Rabu 16 Juni 2021.

Anji disebutkan bahwa memakai narkoba hanya sesekali dan baru menjadi pemakai selama kurang lebih sembilan bulan terakhir.

“Pemakaian tidak terlalu rutin menurut pengakuannya. Tidak setiap hari, diakui sejak September 2020,” katanya.

“Yang bersangkutan makai di situ (studio musiknya), kemudian ada di beberapa tempat yang menurut dia aman. Mungkin di Bandung juga makai,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini